Daerah

Limbah Bakso Sony Diduga Cemari Sumur Warga

Ist

LAMPUNGSELATAN – Warga Dusun Umbuljaling Desa Karanganyar Kecamatan Jatiagung Kabupaten Lampung Selatan, resah karena air sumur mereka tercemar.

Warga menduga, sumber mata air mereka tercemar akibat aktifitas pengolahan limbah sapi dari pengusaha ‘Bakso Sony’ yang sangat dikenal khususnya di Provinsi Lampung.

Atas peristiwa tersebut kini warga lebih memilih untuk membeli/meminta air pada sumur tetangga yang belum terkena pencemaran.

Seperti yang dialami Yulia salah satu warga yang berdekatan dengan pagar pembatas tempat pembuatan bio gas dari limbah kotoran sapi milik pengusaha Bakso Sony di Bandar Lampung ini tidak menggunakan air sumur miliknya sejak setahun yang lalu.

Karena penasaran dengan bau yang menyengat dari dalam sumur, ternyata setelah diperiksa oleh suami korban banyak rembesan busuk yang diduga kotoran sapi di seputaran dinding sumur miliknya.

Baca Juga:  BID Angkat Kemandirian Pekon Lampung Barat

“Yang jelas air rasanya jadi berasa aneh untuk mandi lengket serta gatal-gatal makanya kami sekarang membeli air galon jika untuk diminum karena takut, dan sumur gak pernah dipakek lagi, takut mas berbahaya pernah dikuras seperti ada gas begitu,” ujarnya.

Keluhan yang sama juga disampaikam Sahri, tetangga Yulia, juga sangat khawatir karena di dinding sumur miliknya arah dari limbah kotoran sapi Bakso Sony itu terlihat rembesan menghitam.

Sejak dirinya tahu sumur miliknya mulai tercemar ia membeli air galon untuk kebutuhan konsumsi karena takut dampak bahaya dari pencemaran itu.

Sebab kata dia, ia meihat hasil laboratorium dari Dinas kesehatan Provinsi Lampung.

“Kandungan limbah kotoran pada air sumur yang dijadikan sample sangat tinggi sekali yakni dari 100 mili air jenis zat berbahaya bagi kesehatan MPN, coliform mencapai angka 350, sedangkan ambang normal untuk air non perpipaan adalah 50, sedang air pila pada angka 10 saja, sangat wajar apa yang menjadi ketakutan warga sekitar kandang sapi milik pengusaha Bakso Sony yang cukup ternama itu,” sebutnya.

Baca Juga:  Purworejo Toreh Prestasi Lomba Pantomim Tingkat Provinsi

Warga dibingungkan atas insiden tersebut, karena pemilik usaha sendiri tidak mengetahui jika usahanya itu telah mengancam kesehatan masyarakat yang sebelumnya telah berulang kali disampaikan ke pihak pengurus usaha.(*/JI)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top