Panggung

Lima Kata tentang Hari Pers 2019

Hari Pers Nasional 2019/Net

BANDAR LAMPUNG – Akhir pekan, sembari dalam perjalanan pulang atau bercengkerama dengan keluarga usai fokusi kegiatan Hari Pers Nasional (HPN) 2019 Surabaya, Jawa Timur, 7-9 Februari, topik ringan redaksi ketengahkan terkait HPN ke-34 ini.

Redaksi ajak pembaca simak kutak-katik kata seputar HPN 2019 dari sejumlah tokoh Lampung, dirangkum melalui kanal WhatsApp, sepanjang Sabtu-Minggu (9-10/2/19).

Ini dia, Lima Kata tentang Hari Pers Nasional 2019.

Pertama, dari Ketua DPRD Kota Metro Anna Morinda, pukul 07.14 WIB. “Teruslah menjadi pemberi kabar edukatif.” Yeay! Sepakat.

Kedua, pukul 07.57 WIB, dari anggota FPDIP DPR Endro Suswantoro Yahman. Kata dia, “Pers harus mempertahankan blusukan pikiran.”

Ada yang bisa bantu, menerjemahkan? Bukan apa, makna filosofisnya sungguh dalam, menghujam. Redaksi coba memaknai satu saja, bertindak adil-lah sejak dalam pikiran. Gimana?

Baca Juga:  Laporan Khusus Edisi HPN: Selamat Hari Pers Nasional 2019 (5)

Nah, Lima Kata ketiga, dihadirkan Ketua DPRD Lampung Dedi Aprizal.
“Profesional, komitmen, optimis Indonesia Maju,” sahutnya, pukul 08.40 WIB. Semangat, Pak Ketua, optimis!

Iwan Nurdin, Ketua Dewan Nasional Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), yang urung masuk bursa panelis Debat Capres Pemilu 2019 sesi kedua pada 17 Februari ini, digantikan Sekjen KPA Dewi Kartika mewakili organisasi non pemerintah bidang reforma agraria.

“Pers alat pelurus pembentuk kecerdasan,” pukul 09.37 WIB, alumnus SMAN 1 Pringsewu ini mengatakan.

Selanjutnya, Hidir Ibrahim. “Update, setara, berimbang, mencintai Indonesia,” balas Ketua PW GP Ansor, juga Ketua FPKB DPRD Lampung ini, pukul 09.44 WIB. Wonderful.

Berikutnya, pakar pemuliaan tanaman atau genetik, dosen Agroteknologi Fakultas Pertanian Unila Saiful Hikam. “Menuju pers nasional yang tangguh,” harapan mulia pemulia ini, kemarin, pukul 11.01 WIB.

Baca Juga:  Bersama Nasdem, Srikandi Hijabers Misgustini Siap Serap Aspirasi

Ada lagi nih. Tetapi satu ini, rada bikin ngakak, pembaca. Jangan baper, sebab karakter orangnya memang super humoris –tercuplik dari rekam digital akun media sosialnya.

Dialah Dicky Soerachman. Kepala Bappeda Tulang Bawang ini bilang, “Wartawan itu pewarta, bukan pewarna,” pukul 12.46 WIB kemarin.

Seolah sadar bakal memancing tawa, alumnus Fakultas Ekonomi Unila itu melengkapi, bahwa kalau pewarna itu namanya “warnawan”. Hahaha..

Oke lanjut. Terakhir, Lima Kata tentang HPN 2019 datang dari Staf Ahli Bidang Sosial Politik (Sahli Sospol) Kapolri, Komisaris Jenderal Polisi Ike Edwin.

Tokoh masyarakat adat Lampung –orang biasa memanggil ia Dang Gusti, mantan Kapolda Lampung dan Wakapolda Sulawesi Selatan dan Barat itu menjawab singkat namun padat, Minggu pagi, pukul 07.14 WIB.

Baca Juga:  10 Film Pelajar Segera Ditentukan Juaranya

“Top oke mantul tul tul.”

Mantap betul kepanjangannya. Benar mantul ya, Dang Gusti?

Bagaimana dengan Anda? Sampai jumpa di peringatan HPN 2020 di Medan, Sumatera Utara. Tabikpuun.(LS/MZl)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top