Iklan
Daerah

Lestarikan Budaya, Parosil Gelar Himpun Adat

Himpun adat Kabupaten Lampung Barat/FB

LAMPUNG BARAT – Dalam rangka melestarikan budaya, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, kumpulkan pemuka adat dalam Himpun Adat, di Gedung Dalom Paksi Buay Bejalan, Selasa (9/7).

Parosil mengatakan, himpun adat ini dalam rangka melestarikan budaya dan segala hal dalam adat istiadat saibatin, segala perangkat dan keagungan adat bisa kita saksikan dalam perhelatan ini, kekayaan ini membanggakan dan sekaligus menjadi daya tarik orang luar untuk bisa berkunjung dan menikmati serta terlibat langsung dalam adat kita yang ada ditanah Lampung ini.

“Hasil dari himpun adat Sai Batin Paksi Pak Sekala Bekhak. sangat bermanfaat bagi pemerintah daerah dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat adat, dari para petinggi dalam kerajaan adat Paksi Pak Sekala Bekhak, yang berkenan mendampingi pemerintah daerah dalam merencanakan pembangunan di daerah yang kita cintai ini,” ungkap Bupati.

Baca Juga:  Kapolres Lampung Timur Bantu Evakuasi Korban Banjir

Terakhir, tujuan dari kegiatan himpun adat ini akan menggugah kembali generasi penerus sehingga semakin mengenal dan mencintai budaya lokal sebagai inspirasi dalam membangun Lampung Barat kedepannya.

Hasil himpun adat, saibatin “raja adat” Kerajaan Adat Paksi Pak Skala Bekhak, menyampaikan ucapan terimakasih atas direalisasikan hasil himpun adat yang pertama sampai kelima diantaranya motif celugam yang telah dikenal, seni budaya nyambai yang telah dikenal, memberi spirit baru pada pesta sekura, penghargaan tinggi kepada pemkab atas didirikan puskesmas rawat inap.

Kemudian, Saibatin Paksi Pak, mendukung penuh program pemerintah Kabupaten Lampung Barat dam mengharapkan eksekutif dan legislatif merevisi Perda nomor 14 tahun 2000 agar lebih menekankan peran fungsi Saibatin.

Baca Juga:  Wagub Pimpin Apel Besar Hari Pramuka di Lampung Barat

Selain itu, pemkab mengeluarkan peraturan mengenai pakaian adat yang diperkenankan dipakai oleh pejabat pemerintah, dalam rangka efisiensi dan evaluasinya, maka himpun adat dilaksanakan pada tahun ganjil kecuali dianggap mendesak.

Lalu program  yang terus dilanjutkan yaitu Festival Sekala Bekhak dan memberangkatkan masyarakat adat ibadah umroh, terakhir agar Pemkab meninjau kembali hasil keputusan himpun adat tahun lalu dan memperioritaskan program yang telah diusulkan Sai Batin Paksi Pak.(FB)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top