Bandar Lampung

Lepas Bu Nyai, Wagub Titip Doa Demi Kejayaan Lampung 

Silaturahmi Nasional (Silatnas) Bu Nyai Nusantara, bersama Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim/LS

BANDAR LAMPUNG – Lepas peserta Silaturahmi Nasional (Silatnas) Bu Nyai Nusantara, Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim titipkan doa demi kejayaan serta kesejahteraan Lampung di masa mendatang.

Demikian diungkapkannya pada acara di Rumah Dinas Wakil Gubernur Lampung, Kamis (11/7).

Dalam sambutannya, Wagub Nunik juga turut mengharapkan dukungan dan doa peserta Silatnas terhadap kepemimpinannya bersama Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam memimpin Provinsi Lampung.

“Saya minta doanya kepada ibu-ibu sekalian agar saya bersama Pak Arinal dalam memimpin Lampung diberikan kemampuan untuk memberi yang terbaik serta mensukseskan segala program pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat Lampung,” ujar Nunik.

Baca Juga:  Kepemimpinan Ridho-Bachtiar Buat Para Lansia Termotivasi  

Nunik turut mendoakan seluruh peserta tiba di tujuan dengan selamat dan dapat mengikuti acara dengan lancar. “Semoga Lampung dapat kecipratan berkah dan hidayahnya,” guraunya.

Selanjutnya, Malikhah Sa’adah selaku Ketua Koordinator Silatnas Lampung menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada Wagub Nunik atas segala bantuan serta dukungannya dalam berbagai hal kegiatan.

“Insya Allah kami semua berusaha semaksimal mungkin melalui kesempatan Silatnas ini untuk menjadikan Lampung yang sholeh dan sholehah kedepannya,” tuturnya.

Sebagai informasi, Silatnas yang akan digelar di Hotel Fairfield by Marriott Surabaya pada 13-14 Juli 2019 mendatang.

Selain menjadi wadah jalinan silaturahim antar Ibu Nyai dari berbagai pesantren, acara Silatnas Ibu Nyai Nusantara 2019 ini juga diisi dengan diskusi kebangsaan bertajuk “Bu Nyai & Reaktualisasi Islam Kebangsaan”.

Baca Juga:  Jaringan Intelektual Muda Lampung Dukung Politik Santun

Selain itu, berbagai panel forum group discussion dengan topik-topik yang terkini seputar isu perempuan, agama, dan kebangsaan, yaitu, Respon pesantren terhadap fenomena Hijrah Style, Pemberdayaan Ekonomi Pesantren, Gerakan Ayo Ngaji & Santri Mengajar, dan Deradikalisasi dalam keluarga, serta deklarasi gerakan Ayo Ngaji Kitab.(LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top