Politik

Lengkapi Bukti Bos SGC ke Bawaslu, Humanika Lampung Gelar Aksi

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Humanika secara resmi melayangkan surat pelaporan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Menindaklanjuti hasil laporan, esok Jumat (11/5) Humanika Lampung akan gelar aksi pemanasan. Aksi pemanasan ini amat penting dilakukan terhadap Bawaslu karena jalan kedepan untuk menjaga marwah demokrasi yang penuh dengan medan berat,

“Selain aksi kami juga akan melengkapi dokumen tambahan agar dapat diproses yakni diantaranya dokumentasi video dan foto saat kampanye di Dente Teladas, Kabupaten Tulang Bawang,” ujar Koordinator Humanika Lampung, Basuki, Kamis (10/5).

Selain dokumentasi, pihaknya juga mengajukan serta membawa saksi.

“Saksi disini adalah saksi yang melihat, mendengar dan merasakan, dan kawan-kawan media tau lah siapa saksi kita ini, cukup familiar dan semua kenal. Karena secara entitasnya, saksi yang kami ajukan juga  turut serta menjaga marwah demokrasi,” ungkap Basuki.

Baca Juga:  Humanika Kritisi Kinerja Kapolda Lampung Purwadi Arianto

Menurunya, langkah yang dilakukan ini sudah sesuai aturan, bahwa tanpa atau dengan laporan sebenarnya Bawaslu mempunyai kompetensi atas peristiwa yang dianggap melanggar peraturan penyelenggaraan pemilihan gubernur.

“Artinya Bawaslu bisa langsung merekomendasi kepada KPU Lampung untuk dilakukan audit investigasi dana kampanye paslon 3 Arinal Nunik, dengan menggandeng akuntan publik yang independen dan kredibel,” tegas dia.

Sebelumnya, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Humanika secara resmi melayangkan surat pelaporan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung, beberapa waktu lalu. Hal ini berdasarkan surat laporan dugaan pelanggaran oleh koorporasi pada pilgub 2018 nomor: 003/B/SEK-HUMANIKA/LPG/V/2018.

Pelaporan ini untuk menindaklanjuti desakan dari Humanika agar Bawaslu memanggil Vice Presiden PT Sugar Group Company (SGC), Lee Purwanti terkait kehadirannya mendampingi pasangan calon Arinal Djunaidi – Chusnunia Chalim saat kampanye di Tulangbawang, Lampung Tengah dan Metro sekaligus untuk mengantisipasi adanya dugaan money politik menjelang pilgub 27 Juni 2018.

Baca Juga:  KPU Kembalikan Berkas Paslon Mustafa Dan Herman

“Meski bukti pendukung pelaporan itu belum lengkap, kita akan kembali melengkapi bukti pendukung tambahan berupa video Purwanti Lee saat memakai atribut kampanye paslon nomor tiga dan beberapa dokumen lainnya seperti foto pada Jumat (11/5) mendatang,”kata Basuki di kantor Bawaslu.

Dalam pelaporan tersebut, pihaknya melampirkan beberapa dokumen berupa laporan dana kampanye sekitar Rp4,5 miliar dan foto Ny. Lee saat menghadiri kegiatan kampanye pasangan nomor urut tiga di Tuba.

Bukti itu memperkuat laporan dugaan Ny. Lee sapaan akrab Purwanti Lee yang mendanai kampanye paslon nomor urut tiga tersebut dengan ditemukan adanya pembagian uang hampir disetiap kampanye.(LS/DD)

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top