Iklan
Politik

Lembaga Survei Rakata Institute Ilegal

Direktur Eksekutif Rakata Institute Eko Kuswanto/Ist

BANDAR LAMPUNG – Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono, membeberkan sejauh ini baru dua lembaga survei yang terdaftar di KPU. Nanang mengimbau, lembaga survei melapor ke KPU.

“Lembaga survei yang sudah melaporkan ke KPU Provinsi Lampung baru satu, yaitu yakni Indo Barometer,” ujarnya, Jumat (13/4).

Menurut Nanang, sebaiknya, lembaga survei yang merilis hasil survei berkaitan dengan Pilgub Lampung 2018, wajib melaporkan kepada KPU Lampung, karena hal itu diatur dalam UU dan PKPU.

“Wajib menyampaikan kepada publik secara transparan sumber dana atau pihak yang memberi dana kegiatan survei yang diekspos kepada publik. Seperti yang pernah dilakukan salah satu lembaga survei nasional. Jadi lembaga survei betul-betul menjaga integritas dan akuntabilitas aktivitas surveinya. Bila tidak, wajib diingatkan oleh Asosiasi Lembaga Survei terkait etika kegiatan survei,” jelasnya.

Baca Juga:  Tokoh Pemekaran Tubaba Incar Kursi DPRD  

Apalagi kata dia, tanggal 15 Februari – 23 Juni 2018 adalah masa kampanye. “Media cetak dan elektronik saja dilarang iklankan kecuali yang difasilitasi KPU sejak 10 Juni- 23 Juni 2018,” ucapnya.

Nanang mengharapkan lembaga survei memerhatikan ketentuan tidak boleh berpihak dalam PKPU.

“Perhatikan tentang Tidak boleh berpihak, menguntungkan, merugikan peserta. Yang tidak terdaftar menurutku tetap mengikuti prinsip, metodologi, etika lembaga survei yang daftar ke KPU,” kata dia.(FS/DD)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top