Pendidikan

Lembaga Pendidikan Gagal Larang Pelajar Berkendara

Siswa pelanggar kendaraan roda 2, terjaring Operasi Zebra Krakatau 2018, di Kota Bandar Lampung/TS/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Dinas Pendidikan dan pihak sekolah, mengklaim sudah melarang siswanya menggunakan kendaraan saat pergi ke sekolah jika tidak melengkapi persyaratan dalam berkendara. Seperti memiliki Surat Izin Mengemudi, Surat Tanda Nomor Kendaraan dan menggunakan pelindung kepala atau helm standar SNI.

Pasalnya, pasca Operasi Zebra Krakatau 2018, yang di lakukan pihak kepolisian beberapa hari lalu, pelaku pelanggaran lalu lintas didominasi oleh para pelajar.

Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Teguh Irianto, mengaku pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada sekolah agar melarang siswanya membawa kendaraan bermotor.

Baca Juga:  Gerbang Saburai Gerakan Pembangunan Dari, Oleh dan Untuk Masyarakat

Selain itu, mendorong pemerintah kabupaten/kota dalam mengurangi siswa yang membawa kendaraan pribadi dan menyiapkan transportasi umum seperti bis sekolah. Sehingga mempermudah siswa untuk berangkat ke sekolah.

Terpisah, Kepala Sekolah SMA 1 Printis Kota Bandar Lampung, Zainuri, mengatakan pihaknya sudah melarang siswa membawa kendaraan. Namun, mengizinkan jika melangkapi persayaratan dalam berkendara.

Kata dia, siswa yang membawa kendaraan ke sekolah, untuk mempermudah transportasi dan menghemat biaya. Sehingga pihak orang tua memberikan izin.

“Hal itu tidak bisa di salahkan, namun diberikan solusi dengan menyiapkan bus sekolah untuk meminimalisir siswa membawa kendaraan,” ungkap Zainuri, Rabu (14/11).(RM)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top