Bandar Lampung

Lecehkan Profesi Wartawan, Oyos Saroso HN Kecam Pegawai RS Abdul Moeloek

Anwar, staf bagian Perlindungan dan Pengembangan SDM di RSUD Abdul Moeloek/Suluh/BAM

BANDAR LAMPUNG – Jurnalis Senior Lampung, Oyos Saroso HN, mengecam pernyataan pegawai Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek, soal profesi wartawan.

Statatement Anwar, staf bagian Perlindungan dan Pengembangan SDM di rumah sakit tersebut dinilainya melecehkan profesi wartawan.

Menurut Oyos, pernyataan itu tidak seharusnya dilontarakan.

“Dia menilai semua wartawan seperti itu. Wartawan yang mana maksud dia ? ini bisa menjadi persoalan, karena sudah masuk dalam pelecehan profesi dan bakal menjadi masalah,” tegas Bang Oyos, saat ditemui dikediamannya, Kamis (19/12).

Wartawan itu bekerja mencari data dan fakta, karena bekerja untuk kepentingan publik.

Baca Juga:  Pemkot Bandar Lampung Tak Lagi Berhutang Jamkeskot

“Kami menghimbau juga agar masyarakat atau pemerintah paham cara kerja pers. Disisi lain wartawan juga harus hati-hati karena rentan disalahgunakan. Barangkali apa yang diungkapkan yang bersangkutan berdasarkan pengalaman dan masukan gak valid,” ujarnya

Bila ada yang salah berkaitan lembaga, kata dia bisa melakukan klarifikasi.

“Jadi jangan menggiring opini pernyataan seperti itulah, bisa bahaya nanti,” tukas Bang Oyos.

Sebelemunya, pegawai RSUAM tersebut mengeluarkan pernyataannya saat Kabid Pajak BPPRD Bandar Lampung Andre menyegel ulang loket parkir di sana pada Rabu (18/12) kemarin.

“Bapak bapak ini (wartawan) cuma cari keburukan orang, coba apa yang sudah dilakukan oleh rumah sakit yang terbaik untuk pelayanan masayarakat enggak pernah di upload, diunggah prestasi kami,” kata dia.

Baca Juga:  Pertemuan Bersama Petambak Udang Deadlock, Pemkab Pesibar Bersikukuh Tutup Tambak Demi Surfing

Ia juga menyebut, wartawan memprovokasi antar Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kota Bandar Lampung.

“Coba yang buruk-buruk, kita dicecar, ujung-ujungnya opini kita diadu dengan kota (pemkot) seolah-olah kita bermusuhan padahal enggak,” tambahnya.

Anwar juga menyebut pemberitaan terkait peristiwa penyegelan yang beredar merupakan opini negatif yang sengaja dibuat wartawan.(BAM/SBM)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top