Iklan
Modus

Lecehkan Pakaian Adat, Seno Aji Resmi Dipolisikan

Sejumlah masyarakat Sai Batin melaporkan Seno Aji, ke Polda Lampung/BW

BANDAR LAMPUNG – Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), dilaporkan oleh masyarakat adat Sai Batin, ke Polda Lampung, pada Selasa (10/9).

Laporan tersebut lantaran Seno Aji diduga melakukan penghinaan terhadap topi adat masyarakat Sai Batin yang bernama Kilat Hanuang Bani.

Dari pantauan dilapangan puluhan Masyarakat adat Sai Batin, yang dipimpin oleh Panglima Alib Jaya, menyambangi SPKT Polda Lampung. Mereka mendampingi Amir Faisal Sanjaya, selaku pelapor.

“Kita melakukan pelaporan, atas dugaan penghinaan terhadap pakaian adat Masyarakat Sai Batin,” ujar Karya Syamsuri, yang bergelar Panglima Alif Jaya selaku Panglima Kerjaan Adat Paksi Pak Sekala Brak Wilayah Selatan di Mapolda Lampung, Selasa (10/7).

Baca Juga:  Incar Motor Polisi Begal Babak Belur Dihajar Massa

Menurutnya,  Hanuang adalah sosok satwa kambing hutan ataupun kambing gunung yang sangat pemberani, dengan ciri pada umumnya adalah bertanduk ramping, pendek dan melengkung kebelakang, dengan berat badan berkisar 50 s/d 140 kg, dan panjang badan antara 140-180 cm.

Kambing  yang mempunyai nama ilmiah Oreamnos americanus juga kerap disebut rocky mountain goat. Pinggiran kukunya tajam, melingkupi telapak yang lunak di bagian dalam sehingga dapat mencengkeram batu karang. Kemampuan itulah yang membuat kambing jenis ini menjadi hewan yang sangat pemberani.

Tinggi badan hanuang pada usia dewasa bisa mencapai 85-94 cm. Hanuang merupakan satwa yang sangat tangkas, pemberani serta mampu memanjat lereng dan tebing terjal yang biasanya terdapat di ketinggian sekitar 200 meter dari puncak dataran tinggi.

Baca Juga:  Penembak Anggota Polisi Ini Tewas di Tangan Tekab 308 Polda Lampung

Di Lampung, hanuang banyak ditemukan di bumi Sekala Bghak disekitar wilayah puncak Gunung Pesegi, Kabupaten Lampung Barat.

“Diilhami karakter hanuang inilah, pada kisaran tahun 1515 M, para hulu balang, dan para pemberani Kerajaan Sekala Brak memakai simbol dengan ciri khas yang di sebut Kikat (ikat Kepala) “Hanuang Bani, jadi jangan sembarang menyebut,” katanya.(BW)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top