Iklan
Modus

LBH Bandar Lampung Sayangkan Dua Remaja Ucapkan Kalimat Tidak Pantas Terhadap Duka Bencana Tsunami

BANDAR LAMPUNG – Beredar video dua remaja sedang Live Streaming di media sosial Instagram, atas nama @kelvinyudatama.

Dalam live streaming tersebut kedua remaja, pria dan wanita sedang siaran di dalam mobil mengeluarkan kalimat tidak baik dan tidak pantas terhadap duka bencana tsunami yang menimpa Lampung Selatan.

LBH Bandar Lampung, sangat menyayangkan terhadap perbuatan kedua remaja tersebut, bahwa perkataan tersebut tidak seharusnya keluar dari mulut kedua remaja itu, apalagi ucapannya diunggah melalui media sosial.

Dimana saat ini bukan saja Lampung Selatan yang sedang berduka tetapi seluruh masyarakat Lampung pada umumnya dengan adanya bencana tsunami yang melanda Lampung Selatan.

Untuk itu, LBH Bandar Lampung, mendorong penyidik Subdit Cybercrime Polda Lampung, untuk cepat melakukan penyelidikan terhadap peristiwa tersebut dengan baik, apakah dalam peristiwa yang beredar melalui media sosial Instagram tersebut terpenuhi atau tidak unsur tindak pidananya sebagaimana diatur dalam KUHAP unsur tindak pidana Pasal 156, 157, 310, dan 311 KUHP serta Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Baca Juga:  Media Sosial, Pilkada Serentak dan Pemilu 2019

Bahwa akibat adanya dugaan ujaran kebencian tersebut membuat masyarakat yang sedang tertimpa bencana geram dan marah akibat tindakan tersebut. Maka dari itu LBH Bandar Lampung menghimbau agar masyarakat tidakberbuat main hakim sendiri (eigenrechting) dan biarkan aparat penegak hukum yang berwenang untukmelakukan penyelidikankan lebih lanjut sesuai dengan proses hukum yang berlaku (due process of law).

Bahwa ditengah suasana yang tengah berduka akibat bencana tsunami yang menimpa Lampung khususnya daerah Lampung Selatan jangan sampai masyarakat terprovokasi akibat tindakan tersebut dan tidak kembali menyebarluaskan dugaan video ujaran kebencian tersebut karena dapat menimbulkan gejolak di masyarakat yang seharusnya mengundang empati rasa kemanusiaan untuk membantu sesama yang sedang tertimpa musibah.

Baca Juga:  Gubernur Ridho Minta SKPD Rutin Ekspos Program Pembangunan

LBH menghimbau kepada masyarakat untuk dapat menggunakan media sosial secara bijak dan cerdas, Kepolisian Daerah Lampung dan Pemerintah Provinsi Lampung juga harus mampu untuk memberi himbauan kepada masyarakat agar dapat menggunakan media sosial secara bijak dan lebih cerdas.

Kepolisian dan pemerintah pun harus juga mampu untuk menghentikan penyebaran dugaan ujaran kebencian melalui media sosial ditengah duka bencana tsunami yang melanda Lampung selatan dan Lampung, padaumumnya agar tidak terjadi konflik sosial di tengah masyarakat akibat peristiwa yang tidak pantas tersebut.(LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top