Nasional

LBH Bandar Lampung Kecam Bom Di Gereja

Bom bunuh diri yang terjadi di Surabaya, tadi pagi/Ilustrasi

BANDAR LAMPUNG – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandar Lampung angkat bicara terkait kejadian pengeboman di 3 (tiga) gereja, di Surabaya, antara lain terjadi di Gereja Santa Maria Tak Bercela Jl. Ngagel Madya, Gereja Kristen Indonesia (GKI) Jl. Diponegoro dan Gereja Pantekosta Jl. Arjuno.

“Kita LBH se-Indonesia mengecam keras aksi bom di Jawa Timur,” kata Direktur LBH Bandar Lampung Alian Setiadi, Minggu (13/5)

LBH, kata dia berduka cita mendalam atas jatuhnya korban dalam peristiwa tersebut, dan menuntut agar Pemerintah memberikan pemulihan yang efektif kepada para korban dan keluarganya;

“Aksi bom ini merupakan ancaman serius terhadap penegakan HAM, negara hukum, dan demokrasi,” tuturnya.

Baca Juga:  7 Bulan Tak Terima Gaji, LBH Dampingi 16 Honorer DKP Lampung

Untuk itu, menuntut pemerintah, c.q. Kepolisian, untuk mengungkap jaringan dan otak dibalik peristiwa bom, dengan tetap menghormati HAM dan proses hukum yang adil, agar tidak memicu terorisme baru.

Atas kejadian ini, LBH Bandar Lampung meminta agar pemerintah daerah dan kepolisian setempat lebih proaktif untuk memulihkan dan menjaga suasana, serta memberikan jaminan perlindungan kemerdekaan agama dan keyakinan diwilayahnya masing-masing.

“Untuk itu mengevaluasi kebijakan anti-terorisme yang terbukti tidak efektif dalam pencegahan dan penanggulangan  aksi kejahatan tetorisme, termasuk meninjau ulang rancangan revisi UU terorisme,” tutup dia.(BO)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top