Iklan
Modus

LBH Bandar Lampung : Dari 10 Kasus, Ada 8 Pasien BPJS Yang Ditolak dan Diusir

Direktur LBH Bandar Lampung, Alian Setiadi/Net

BANDAR LAMPUNG – Tanpa adanya alasan yang jelas, sejumlah Rumah Sakit (RS) menolak peserta Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS).

Berdasarkan penelusuran Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandar Lampung, sejauh ini delapan dari 10 kasus yang ditanganinya merupakan penolakan peserta BPJS di sejumlah RS.

Menurut Direktur LBH Bandar Lampung, Alian Setiadi, kasus-kasus tersebut serupa, yakni peserta BPJS yang mungkin di asumsikan oleh rumas sakit adalah orang miskin.

Alian menyebut, dari beberapa kasus yang terjadi, terdapat 8 kasus penolakan dan pengusiran serta pembuangan pasien.

“Kemudian dua kasus pelayanan kepada Pasien BPJS yang diduga Malpraktik,” ujarnya, Minggu (8/7).

Padahal, lanjut Alian, seharusnya pelayanan kesehatan merupakan jaminan konstitusi bagi setiap warga negara yang dijamin oleh Pasal 28 H UUD 1945.

Baca Juga:  FLM Kepung Kantor BPN Tuntut Transparansi HGU PT. SGC

“Data yang ada memperlihatkan bagaimana permasalahan pemenuhan kesehatan masyarakat masih banyak menimbulkan permasalahan, baik dari pihak penyelenggara maupun dari pihak pemberi layanan kesehatan,” kata dia.

Ia juga mendesak agar pemerintah dan BPJS setempat dapat mengambil langkah kongkrit guna menindaklanjuti dan mengoreksi pelayanan yang dilaksanakan oleh rumah sakit, terutama dalam melaksanakan pelayanan BPJS.

“Itu harus dilakukan agar hal tersebut tidak terulang kembali dan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan baik,” tandasnya.(AJ)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top