Modus

LBH & AWPI Advokasi 10 Jurnalis Vs RSUAM

Anwar, staf bagian Perlindungan dan Pengembangan SDM di RSUD Abdul Moeloek/Suluh/BAM

BANDAR LAMPUNG – Sangkaan penghinaan profesi oleh oknum pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Moeloek, Bandar Lampung terhadap 10 jurnalis berlanjut.

Sejauh ini LBH Bandar Lampung dan Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Lampung, menyatakan kesediannya memberi pendampingan dan nasehat hukum mulai dari laporan ke penyidik polri hingga proses persidangan nantinya.

Direktur LBH Bandar Lampung Chandra Awang, mengatakan, indikasi penghinaan profesi ini harus diluruskan dan diusut tuntas agar kejadian serupa tak terulang.

Sementara itu, Ketua Tim Advokasi DPD AWPI Lampung Hendri Martadinata, mengungkapkan, persoalan seperti ini jangan dibiarkan berlarut-larut.

Baca Juga:  Dua Pelaku Curas di Gunung Sakti Menggala Dibekuk Polisi

“Nanti akan berdampak pada kinerja para pekerja media dan menimbulkan penilaian negatif dari masyarakat dan aparat lainnya,” kata Hendri, usai konsultasi dan penyerahan bukti-bukti awal dari 10 jurnalis pada kedua lembaga tersebut, Senin (30/12).

Diketahui, para jurnalis itu adalah Aprohan SKH Radar Lampung, Udin lampungsegalow.co.id, Wandi FSTV, Hari Radar Radio, Siska saibumi.com, sule SKH Kupas Tuntas, Adi Majalah Lentera, Dedi Lampung TV, Andika SKH Momentum, dan nila mediapanglima.com.

Sebelumnya, pada Kamis (19/12) lalu, Anwar, staf bagian Perlindungan dan Pengembangan SDM di rumah sakit ini terindikasi melontarkan kata-kata tak pantas saat pers meliput penyegelan ulang loket parkir di sana.

“Bapak bapak ini (wartawan) cuma cari keburukan orang, coba apa yang sudah dilakukan oleh rumah sakit yang terbaik untuk pelayanan masayarakat enggak pernah di upload, diunggah prestasi kami,” kata dia.

Baca Juga:  Pelecehan Profesi, Puluhan Wartawan Purworejo Gelar Aksi  

Ia juga menyebut, wartawan memprovokasi antar Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kota Bandar Lampung.

“Coba yang buruk-buruk, kita dicecar, ujung-ujungnya opini kita diadu dengan kota (pemkot) seolah-olah kita bermusuhan padahal enggak,” tambahnya.

Anwar juga menyebut pemberitaan terkait peristiwa penyegelan yang beredar merupakan opini negatif yang sengaja dibuat wartawan.(BAM)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top