Iklan
Daerah

Lapas Kelas II B Way Gelang MoU Dengan BNNK Tanggamus

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Waygelang, Kecamatan Kota Agung Barat, Kabupaten Tanggamus, melaksanakan penendatanganan nota kesepahaman /Momerendum of Understanding (MoU) dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tanggamus/BD/Suluh

TANGGAMUS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Waygelang, Kecamatan Kota Agung Barat, Kabupaten Tanggamus, melaksanakan penendatanganan nota kesepahaman /Momerendum of Understanding (MoU) dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tanggamus, Kamis (24/1)

Kepala Lapas Kelas II B Waygelang Sohibur Rachman mengatakan, MoU bersama dengan BNNK Tanggamus merupakan wujud dari keterbukaan pihak lapas kepada intansi vertikal dan perangkat hukum yang ada di Kabupaten berjuluk Bumi Begawi Jejama ini. Dengan demikian akan lebih erat sinergitas kerjasama antara Lapas dan BNNK Tanggamus khususnya.

MoU ini juga, lanjutnya, salah satu langkah dalam menekan angka penggunaan narkotika, terutama didalam lingkup Lapas. Karena pihak lapas dibawah kepemimpinan Sohibur Rachman, ingin menciptakan semua keluarga besar lapas, baik itu Aparatur Sipil Negara (ASN) dan para penghuni lapas bersih dari narkoba.

Baca Juga:  Jadi Faktor Penyebab Jalan Rusak, Bupati Winarti : Muatan Kendaraan Banyak Berlebih

Dan memang diakuinya, pihak lapas sendiri sering melakukan koordinasi kepada pihak BNN, terkait program P4GN yakni Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba. Memang kegiatan MoU ini sudah dari akhir tahun 2018 kemarin akan dilaksanakan, karena banyaknya agenda maka baru bisa dilaksanakan pada Januari 2019 ini.

“Hari ini juga kita laksanakan test urine untuk ASN yang ada di Lapas Kelas II B Waygelang ini. Dan test urine ini adalah yang kedua kalinya setelah yang pertama dilaksanakan pada tanggal 3 November 2018 lalu. Dan untuk masalah narkoba kita tidak main main, kita berantas habis. Dan alhamdulillah, selama saya bertugas disini sekitar empat (4) bulan lamanya dan hasil test urine pertama hasilnya bersih narkoba. Kalau bicara kegiatan akan dilaksanakan 3 atau 4 bulan sekali, itu tentativ,” ujar Sohibur usai memimpin Apel Deklarasi Kinerja 2019 di lapangan Lapas setempat.

Baca Juga:  Usai Lampung Fair, PT Grand Modern Pegang Festival Krakatau 2018

Sementara itu Kepala BNNK Tanggamus Kholbidi membenarkan bahwasanya dari hasil test urine pertama yang dilaksanakan untuk warga binaan dan ASN hasilnya Nihil. Dan berdasarkan Intruksi Presiden (Inpres) nomor 06 tahun 2018 tentang Rencana Aksi Nasional P4GN tahun 2018-2019, dimana di intruksi kan kepada lembaga kementrian, instansi vertikal untuk melaksanakan tiga (3) poin penting, yakni kegiatan sosialisasi, test urine, dan pembentukan Satgas Anti Narkoba.

“Saya sangat apresiasi kepada Pak Sohibur Rachman sebagai Kalapas, karena dalam kepemimpinan beliau, sudah 2 kali melaksanakan test urin dalam rangka pemberantasan anti narkoba sebagai langkah mensukseskan P4GN. Dan beliau juga sering berkoordinasi ke kita terkait langkah langkah yang sudah dilakukan di lingkup kerjanya tentunya berhubungan dengan narkoba, dan saya berharap dengan adanya MoU ini kita bisa lebih meningkatkan kinerja dalam hal pemberantasan narkoba,” ujar Kholbidi.

Baca Juga:  Purworejo Miliki Alat Deteksi Gelombang Tsunami¬†

Dirinya juga mengatakan, siap bila mana sewaktu waktu dibutuhkan dalam hal sosialisasi atau test urine di seluruh lapisan instansi, baik itu aparatur hukum, pendidikan maupun Pemkab Tanggamus, bahkan kemasyarakat juga. Karena memang, sesuai dengan tugas yang ada, BNNK Tanggamus selalu melaksanakn program pemberantasan narkoba disemua lini.

“Jika nantinya ada yang terdeteksi, maka langkah yang dikita ambil adalah pembinaan dan penyembuhan, sebelum menjadi pelaku dan pencandu narkoba,” tegasnya.(BD/YF)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top