Modus

Lansia Bunuh Diri, Anak : Bapak Stress Karena Jalan Rumah Ditutup Tembok

Tim Inafis Polresta Bandar Lampung, dan Polsek Tanjungkarang Barat, saat mengevakuasi jenazah Rifai/TS/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Tim Inafis Polresta Bandar Lampung, dan Polsek Tanjungkarang Barat, mengevakuasi jenazah Rifai (59), warga jalan Sejahtera Sumber Rejo, Kemiling, yang tewas bunuh diri di kediamannya, Senin (1/4).

Kapolsek Tanjungkarang Barat, Kompol Hapran, mengatakan, penemuan mayat tersebut atas laporan masyarakat, jenazah Rifai ditemukan oleh istri korban Rohima.

Diduga, Rifai meninggal karena banyak mengkonsumsi obat-obatan. Kata dia, ditemukan juga madu, pil dan kapsul, diduga over dosis karena negak obat dan diduga ia tewas sejak 3 hari sebelum ditemukan.

“Korban tinggal sendiri, istrinya saat itu lagi tinggal di rumah anaknya, yang sudah berkeluarga,” kata Kompol Hapran.

Baca Juga:  Polres Tanggamus Perketat Pengamanan

Sementara itu, Vita anak korban mengaku, ayahnya tidak memiliki riwayat penyakit dalam. Namun, sekitar 3 tahun terkahir ayahnya mulai depresi lantaran, tidak ada sama sekali akses jalan di rumahnya, karena tetangga sekitar menutup akses jalan, dengan tembok sejak tahun 2015 lalu.

“Bapak sama ibu saya aga rumahnya cepat dijual, bapak udah enggak sanggup, tertekan. Kata ibu saya minta sabar, karena kalau buru-buru dijual, nanti enggak ada harganya,” ujar Vita, Senin (1/4).

Kata Vita, masalah akses jalan ini RT, lurah, dan Camat pun sudah turun untuk mengecek lokasi.

]Bahkan, Camat sebelumnya, Thomas Amrico, yang kini menjabat sebagai Kadisdik Lampung Selatan sudah pernah turun, bahkan memohon kepada pemilik tanah yang menutup akses, agar dibuka, namun tak digubris sama sekali.

Baca Juga:  Korem 043 Gatam Musnahkan 193 Senpi Rakitan

“Yang di bagian (tetangga) nutup karena kami beli tanah sama orang depan, bukan sama dia, terus yang depan juga enggak mau kasih akses, karena kita yang bermasalah,” katanya.

Dari lokasi diketahui, bagian depan  dan samping rumah Rifai terlihat sudah ditutup tembok setinggi 3 meter, dan hanya ada satu akses jalan dibagian samping berbentuk pintu untuk satu orang.(TS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top