Iklan
Bandar Lampung

Lampung Raih Penghargaan Pembangunan Kesatuan Pengelolaan Hutan

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung Syaiful Bachri, menerima penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dalam Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Tahun 2019/Istimewa

YOGYAKARTA – Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung Syaiful Bachri, menerima penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dalam Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Tahun 2019 di Hotel Royal Ambarukmo Yogyakarta, Rabu (24/7).

penghargaan bidang pembangunan kph melalui penguatan pengelolaan hutan dan penanganan lahan oleh masyarakat di kawasan hutan melalui perhutanan sosial diserahkan oleh menteri lingkungan hidup dan kehutanan yang diwakili Sekretaris Jenderal KLHK Bambang Hendroyono.

“Kita bersyukur apa yang dilakukan oleh Dinas Kehutanan Provinsi Lampung beserta jajaran KPH mendapat penilaian baik oleh Kementerian. Ini juga hasil kerja keras seluruh rimbawan Lampung beserta stakeholders kehutanan, serta dukungan Bapak.Gubernur dan Ibu Wakil Gubernur Lampung,” ungkap Syaiful Bachri.

Baca Juga:  2.000 Personel Amankan Kunjungan Jokowi di Lampung

Selain Lampung, penghargaan diterima oleh Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Kalimantan Barat dan Sulawesi Tengah. Juga empat KPH dan empat Srikandi KPH.

Rakornas KPH Tahun 2019 berlangsung 24 hingga 25 Juli 2019, diikuti oleh seluruh KPH se-Indonesia, juga dinas kehutanan provinsi, UPT kementerian LHK se-Indonesia. Selain itu, mendengarkan arahan dari menteri dalam negeri, menteri pemberdayaan aparatur negara dan reformasi birokrasi dan menteri lingkungan hidup dan kehutanan.

Dalam rakornas ada tiga fokus pembicaraan, yaitu sinergitas kebijakan KPH pusat dan daerah, dukungan Ioerasional KPH, dan pengembangan bisnis KPH.

“Dalam pengembangan bisnis KPH, Dinas Kehutanan Lampung akan berbagi pengalaman yang dilakukan dalam pengembangan bisnis baik berupa jasa lingkungan dan hasil hutan bukan kayu,” ungkap Syaiful.(LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top