Iklan
Ekonomi

Lampung Harap Sektor Kecil Diberi Akses Mudah Permodalan

Pelantikan BPD Hipmi Lampung periode 2017 – 2020 yang baru dilantik, yang diketuai Arie Nanda Djausal/Suluh

BANDARLAMPUNG – Sebagai organisasi yang menaungi para pengusaha muda yang berkecimpung di sektor usaha kecil dan menengah (UKM), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Lampung meminta agar pemerintah memudahkan akses permodalan bagi UKM.

Apalagi perbankan saat ini umumnya cenderung mempersulit UKM dalam pemberian kredit dengan menyertakan syarat yang rumit.

“Sebagai organisasi yang bergerak di bidang industri mikro kecil dan menengah, kami berharap adanya akses permodalan yang baik sehingga UMKM di Lampung bisa tumbuh,” kata Ketua BPD Hipmi Lampung periode 2017 – 2020 yang baru dilantik, Arie Nanda Djausal, Rabu (7/2).

Menurut Arie, para pengusaha muda adalah kunci penggerak naiknya  investasi. Oleh karena itu, pemerintah diharapkan bisa membuat kebijakan yang mempermudah perizinan dan akses modal UKM.

Baca Juga:  Di Atas Nasional, Ekonomi Lampung Terus Tumbuh

Acara pelantikan pengurus Hipmi yang berlangsung di ballroom Emersia Hotel and Resort Bandarlampung, Rabu (7/1) juga dihadiri Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri dan Mantan Ketua Hipmi M Kadafi sekaligus Ketua Kadin Lampung.

Wagub berharap, dalam kepengurusan yang baru, Hipmi dapat menumbuhkembangkan pengusaha muda yang berdaya saing dan berwawasan kebangsaan.

Hal serupa juga disampaikan oleh M Kadafi. Dirinya mengatakan, pihaknya siap mengabdi dan menjadi pelopor untuk meningkatkan eksistensi pengusaha Lampung.

“Kita selalu membangun perekonomian bangsa dan banyak kader Hipmi menjadi pemimpin di Lampung,” ujarnya.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum BPP HIPMI Bahlil Lahadahlia, Sekertaris Umum Adhitya Saputra, Bendahara Umum Andi Saputra.

Termasuk dalam rangkaian pelantikan, dilakukan Diklatda pengurus. Melanjutkan prosesi pelantikan, akan digelar pula Rakerda pada 8 Februari 2018 dan orientasi pengurus pada 10 Februari 2018.

Baca Juga:  IPM Naik, Bukti Industri Manufaktur Indonesia Makin Baik

Arie Nanda Djausal mengatakan, dalam kepengurusannya kali ini, struktur pengurus mengalami penambahan dari sebelumnya 67 pengurus menjadi 169 pengurus. Dengan ini diharapkan agar pelaksanaan program kerja BPD HIPMI Lampung semakin optimal.

“Semakin banyak pengurus akan semakin banyak masukan, makin banyak pemikiran yang bisa kita rangkul. Jumlah bidangnya masih sama ada 10 bidang tapi dibawahnya ada lebih banyak departemen sesuai kebutuhan di Lampung. Misalnya potensi Lampung adalah di agribisnis, ekonomi kreatif, pariwisata, UMKM. Bidang – bidang itulah yang kita gemukkan dan pecah lagi,” jelasnya.

Ia menambahkan, dari 167 pengurus tersebut, 48 di antaranya adalah pengurus BPD HIPMI Lampung periode sebelumnya, 18 pengurus BPC HIPMI dari 15 kabupaten/kota di Lampung dan selebihnya adalah pengurus baru.

Baca Juga:  Tahura Bisa Memberikan Kesejahteraan Tanpa Menghilangkan Kelestariannya

Keterwakilan pengurus dari seluruh BPC ini diharapkan membuat ruang gerak BPD HIPMI Lampung menjadi lebih luas dan mudah dalam menangkap dan mengeksplor potensi – potensi yang ada di kabupaten/kota.(IH)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top