Bandar Lampung

Lampung Dicap Darurat Ekologis

Direktur Walhi Lampung, Irfan Tri Musri/HBB

BANDAR LAMPUNG – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia atau Walhi Lampung, menyebutkan Lampung masih darurat ekologis.

Walhi menyoroti kerusakan kawasan hutan yang disebabkan illegal loging atau perambahan liar.

Di samping illegal loging, Walhi juga menyebutkan rusaknya ekologis Lampung disebabkan pertambangan pasir laut dan aliran sungai yang berpotensi bencana.

Luas hutan lampung dari tahun ke tahun mengalami penyusutan atau deforestasi, hingga berada di bawah angka standar 30%.

“Padahal, UU Nomor 26 Tahun 2007, tentang tata ruang wilayah menetapkan kawasan hutan paling sedikit 30% dari luas provinsi,” tegas Direktur Eksekutif Walhi Lampung, Irfan Tri Musri, kemarin.

Ia berharap, pemerintah terus mengupayakan perbaikan perbaikan fungsi kawasan hutan.(JOS)

Baca Juga:  PPBL III Gelar Baca Puisi dan Orasi
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top