Daerah

Lampung Barat Menuju Kabupaten Layak Anak

Pemkab Lambar, menggelar seminar nasional hebat sekaligus mengukuhkan Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), di GOR Ajisaka Kawasan Sekuting Terpadu/FB

LAMPUNG BARAT – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat (Lambar) menggelar seminar nasional hebat sekaligus mengukuhkan Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Lambar, di GOR Ajisaka Kawasan Sekuting Terpadu, dengan menghadirkan Ketua Umum LPAI dr. Seto mulyadi, PSi,.M. PSi sebagai pembicara, Kamis (7/3).

Seminar bertemakan, ”Dengan semangat perlindungan anak kita wujudkan Lampung Barat hebat menuju kabupaten layak anak” itu dibuka langsung oleh Bupati Parosil Mabsus, di Wakil Bupati Lambar Drs. H. Mad Hasnurin, Kapolres Lambar AKBP Doni wahyudi, Kasdim 0422 Lambar, Ketua TP-PKK Partinia parosil mabsus, Ketua GOW Gurti Mad Hasnurin, Ketua DWP Irma akmal Abd Nasir, Kepala OPD, camat, peratin dan peserta seminar.

Baca Juga:  E-Planning dan E-Budgeting Maksimalkan Digital Informasi  

Bupati Lambar, Parosil Mabsus, mengaku, pihaknya akan terus berkomitmen mewujudkan kabupaten layak anak, sebab upaya untuk memberikan perlindungan dan pemenuhan akan hak anak, senantiasa harus terus dilakukan bahkan dikedepankan, karena mereka merupakan penerus bangsa.

“Mendidik anak harus dengan kekuatan cinta, bukan dengan kekerasan. Karena anak-anak mendambakan kasih sayang yang penuh cinta dari orang tuanya,” kata Parosil.

Selain itu, Bupati Parosil, meminta kepada pengurus LPAI yang baru dikukuhkan, tugas dan kepercayaan yang telah diemban akan senantiasa ditunaikan secara paripurna, guna menghantar lembaga perlindungan anak Indonesia di Lambar menjadi organisasi yang solid dan kontributif bagi pembangunan generasi di Lambar dalam upaya menjadikan kabupaten ini menjadi kabupaten layak anak.

Baca Juga:  Bupati Parosil Resmikan Pondok Pesantren Murotillil Qur'anil Karim Landos

“Langkah konkrit perlu segera dan terus diupayakan, diantaranya perlindungan anak secara holistik dan terintegrasi melalui pembentukan kelompok perlindungan anak yang holistik dan integratif di kecamatan, kelurahan dan pekon, dimana kelompok ini didukung oleh unsur atau komponen masyarakat yang berbasis lembaga agama, lembaga adat, kelompok dasa wisma, termasuk organisasi-organsiasi di sekolah-sekolah,” harap Bupati Parosil.(FB)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top