Iklan
Daerah

Lampung Barat Masuk Nominasi 16 Kabupaten Terbaik di Indonesia

Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus, memimpin tim penilaian IV PPD 2019/FB

LAMPUNG BARAT – Kementerian PPN/Bappenas secara rutin memberikan Anugerah Pangripta Nusantara kepada pemerintah daerah dengan perencanaan pembangunan terbaik.

Namun, mulai 2018, penghargaan tersebut berubah nama menjadi Penghargaan Perencanaan Pembangunan Daerah (PPD). Penilaian penghargaan tersebut kini lebih komprehensif dengan tidak hanya mempertimbangkan unsur perencanaan, namun juga pencapaian pembangunan daerah.

Penghargaan Pembangunan Daerah Tahun 2019 diberikan kepada tiga provinsi terbaik, tiga
kabupaten terbaik dan tiga kota terbaik. Penjurian dilakukan melalui proses berjenjang
dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk dari kalangan profesional, akademisi serta
praktisi pembangunan.

Objek dan ruang lingkup penilaian mencakup dokumen Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD), proses penyusunan RKPD, pencapaian pelaksanaan dokumen RKPD dan inovasi yang dikembangkan serta penilaian khusus terkait pelaksanaan pembangunan di daerah.

Kriteria penilaian meliputi :
1. Pencapaian Pembangunan
2. Keterkaitan
3. Konsistensi
4. Kelengkapan dan Kedalaman
5. Bottom-Up
6. Top-down
7. Teknokratik
8. Politik
9. Akuntabilitas
10. Kualitas Inovasi

Penilaian Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) melalui beberapa tahapan antara lain :
1. Penilaian Perencanaan dan Pelaksanaan (RKPD) Kabupaten dan Kota Oleh Tim
Provinsi
2. Penilaian Tahap II (Presentasi dan Wawancara) Oleh Tim Provinsi
3. Penetapan dan Nominasi Kabupaten & Kota Terbaik Mewakili Provinsi
4. Penilaian Tahap III (Penilaian Dokumen dan Pencapaian RKPD) Kabupaten dan Kota
Oleh Tim Pusat.
5. Penilaian Tahap IV (Presentasi dan Wawancara) Oleh Tim Pusat
6. Kunjungan Lapangan oleh Tim Penilkai Pusat
7. Penentuan Pemenang

Baca Juga:  Polsek Banjar Agung Bantu Warga yang Sakit dan Kurang Mampu

Kabupaten Lampung Barat bersasar penilaian I, II oleh Provinsi Lampung ditetapkan sebagai yang terbaik di provinsi lampung, dan dinominasikan untuk mewakili provinsi pada tingkat nasional.

Berdasarkan penilaian oleh Tim Bappenas Pusat (Penilaian III) Kabupaten Lampung Barat kembali masuk nominasi 16 kabupaten terbaik di Indonesia yang selanjutnya dilakukan penilaian ke IV yang dilakukan pada hari Rabu (20/3), bertempat di Kantor BAPPENAS Jakarta.

Dalam tahap penilaian IV PPD 2019 ini, Tim Kabupaten Lampung Barat dipimpin langsung
oleh Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus.

Anggota Tim yang lain adalah Kepala Bappeda Kabupaten Lampung Barat, Ir. Okmal, M.Si, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan, Ir. Agustanto Basmar, M.Si, Kepala Dinas PTSP dan Tenaga Kerja, Ir. Sugeng Raharjo, Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan, Micjael Widodo, ST, MM dan Kasubid Pendanaan APBD, Rudi Hermawan, ST.

Baca Juga:  LSM Nawa Cita Soroti Biaya Bimbingan Teknis dari Apdesi Tulangbawang

Tujuan dari penilaian tahap IV (Presentasi dan Wawancara) ini adalah untuk memperoleh
informasi dan konfirmasi dari pemerintah Daerah terkait dengan proses penyusuanan dokumen RKPD, Kualitas Dokumen RKPD dan Inovasi Pembangunan yang dilaksanakan.

Tim Penilai pada saat Presentasi dan wawancara antara lain :
1. Ridwan Sutriadi, ST, MT, Phd
2. Robert Endy Jaweng, MAP
3. Dr. Ir. Budi Santoso, MA

Dalam sesi wawancara dan Tanya jawab ini tema yang berkembang adalah
1. Proses penyusunan perencanaan pembangunan daerah RKPD, Topdown dalam hal ini pokok pikiran dewan mekanismenya pengusulan, bagaimana dan apakah membantu
atau mengganggu proses perencanaan
2. Maksud dari tema Rencana Pembangunan Daerah (RKPD) memantapkan pertumbuhan yang berkualitas dan berdaya saing menuju pembangunan berkeadilan
dan Berbudaya
3. Terkait dengan inovasi pembangunan yang menarik untuk didiskusikan pada kesempatan tersebut adalah Kampung Kopi, Sekolah Kopi dan Manfaat Kopi bagi benefaceries penerima manfaat. Bagaimana sejarah kopi bisa menjadi produk unggulan daerah untuk meningkatkan pendapatan masyarakat
4. Kopi sebagai produk unggulan daerah harus dipertahankan, sehingga apakah ada upaya untuk peningkatan nilai tambah, dan industri olahan kopi
5. Inovasi Ambulan hebat dan diskon hebat juga menjadi daya tarik dan nilai plus bagi Kabupaten Lampung Barat dalam mengentaskan kemiskinan
6. Kabupaten Lampung Barat sebagai kebupaten Literasi diharapkan menjadi faktor peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Lampung Barat.

Baca Juga:  Lomba Inovasi Daerah percepat Target Pembangunan di Lambar

Diketahui, semua pertanyaain dapat dijawab dengan baik oleh Tim PPD Kabupaten Lampung Barat dan mengesankan bagi tim penilai.

Bupati Lambar Parosil Mabsus, mengatakan, penghargaan pembangunan daerah ini bentuk apresiasi atas kerja keras daerah dalam merencanakan dan mencapai target pembangunan.

Pihaknya berharap, penghargaan ini mampu mendorong Lambar untuk berlomba-lomba menyiapkan dokumen RKPD secara lebih baik, konsisten, komprehensif serta terukur.

“Paparan ini sebagai salah satu indikator pelaksanaan Penghargaan Pembangunan Daerah Tingkat Nasional terkait proses penyusunan dokumen RKPD, kualitas dokumen RKPD, pencapaian dan inovasi pembangunan yang dilaksanakan,” jelasnya.(FB)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top