Modus

Lakukan Keke Challenge di Pesawaran, Denda 750 Ribu Hingga 3 Bulan Kurungan

Keke Challenge (menari setelah keluar dari mobil berjalan)/Net

GEDONGTATAAN – Polres Pesawaran akan menindak tegas masyarakat yang melakukan Keke Challenge (menari setelah keluar dari mobil berjalan), yang saat ini sedang populer di media sosial.

“Saya melarang bagi semua masyarakat khususnya yang ada di Pesawaran, melakukan tantangan menari dekat mobil yang berjalan alias Keke Dance Challenge yang belakangan viral di media sosial,” kata Kasat Lantas Polres Pesawaran AKP Ridho Rafika, Rabu (1/8).

Menurutnya, para pemain yang melakukan Keke Dance Challange dapat dijerat dengan Pasal 283 UU No. 22 /2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan ancaman pidana denda Rp750 ribu atau penjara maksimal tiga bulan, pasal 283 UU tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Baca Juga:  Polres Pesawaran Amankan Dua Pelaku Curas di Tempat Berbeda

“Dalam UU tersebut dijelaskan, setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah),” paparnya.

Menurutnya, masyarakat seharusnya tidak menggunakan jalan sebagai tempat untuk berjoget karena dapat mengganggu konsentrasi pengendara lainnya lantaran dilakukan dengan membuka pintu mobil kemudian berjoget, gara-gara itu yang lain bisa celaka.

“Kalau mau joget di tempat senam saja. Kalau di jalan, undang-undangnya konsentrasi, selain untuk menjaga keselamatan diri sendiri tidak melakukan Keke dance juga menjaga keselamatan pengendara yang lain,” paparnya.

Baca Juga:  Korupsi Proyek Jalan TNWK, Direktur PT Achilles Raja Dituntut 8 Tahun Bui

Maka dari itu, lanjutnya, pihak kepolisian akan melakukan penegakan hukum dalam menyikapi Keke Dance Challenge demi menjaga keselamatan masyarakat dalam berkendara.

“Kami akan lakukan penindakan, dan akan  menegakan hukum,  karena polisi ingin masyarakat yang menggunakan jalan selamat, karena dia bukan hanya bertanggungjawab pada dirinya saja, tetapi kepada masyarakat pengguna jalan lainnya,” tutupnya.(MH/PS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top