Iklan
Modus

Kurun Waktu Tiga Pekan, Polres Lampura Ungkap 13 Kasus Kejahatan

Kapolres Lampung Utara, AKBP Eka Mulyana, beserta jajaran, menunjukan barang bukti kejahatan yang didapat dari para pelaku/RI

LAMPUNGUTARA -‎ Dalam kurun waktu tiga pekan terakhir, sebanyak empat belas pelaku kejahatan yang terlibat dalam tiga belas kasus berbeda ditangkap oleh Polres setempat.

“Dalam waktu 23 hari terakhir ini, ada 14 tersangka dan 13 kasus kejahatan yang diungkap oleh Polres,” terang Kapolres Lampung Utara (Lampura) AKBP Eka Mulyana, dalam ungkap kasus kejahatan.

Seperti biasanya, kasus kejahatan yang mendominasi di Lampung Utara masih seputar pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor. Hingga ada kasus pencabulan, kepemilikan senjata api ilegal, senjata tajam, dan penipuan/penggelapan.

Baca Juga:  Polres Lampung Utara Serahkan Mobil Dufi ke Polsek Kelapa Nunggal Polres Bogor

Rinciannya, kasus curas 2 kasus dengan 2 pelaku, ‎kasus curat ada 3 kasus dengan empat pelaku, kasus curanmor ada dua kasus dengan 2 pelaku. Lalu, ada 2 kasus pencabulan terhadap anak dengan 2 pelaku. Selanjutnya, dua kasus penipuan/penggelapan dengan 2 kasus, dan 1 kasus senjata api dan 1 kasus senjata tajam dengan masing-masing tersangka 1 orang.

Adapun barang bukti yang diamankan dari para pelaku di antaranya 1 uni‎t mobil pickup Mitsubishi T120ss, 4 unit sepeda motor, 1 pucuk senjata api berikut 1 butir amunisi Call 5,56, dan 1 bilah senjata tajam.

‎”Untuk kasus yang menonjol ialah kasus curanmor. Masih ada satu pelaku yang masih dalam buruan dan ada indikasi mereka tergabung dalam sebuah sindikat,” kata dia.

Baca Juga:  Aksi Pelajar Bersenpi Nekat Curi Motor di Siang Bolong

Sementara Gayus (43), tersangka pencurian mobil pickup mengatakan ia tidak terlibat langsung dalam aksi pencurian itu. Ia hanya kebagian peran membawa mobil itu ke daerah Lampung Tengah. Mobil itu dicuri oleh Hendro, rekannya‎ di kawasan pasar Bukit Kemuning.

“Saya baru satu kali ini melakukannya karena dijanjikan uang Rp3 juta jika berhasil membawanya ke Lampung Tengah,” dalih warga Kalianda, Lampung Selatan ini.‎(RI/IV)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top