Modus

Kurir Ekstasi Asal Pesawaran Dibui 13 Tahun

Pengadilan/Ilustrasi

BANDAR LAMPUNG – Tertangkap saat akan mengantarkan pesanan ekstasi, seorang warga Tegineneng, Pesawaran, harus disidang dan divonis 13 tahun penjara oleh majelis hakim.

Mendengar putusan ini  terdakwa hanya bisa pasrah dan menerimanya.

Yudiyan Efendi, warga Desa Kota Agung, Kecamatan Tegineneng, didudukan di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjung Karang, untuk mendengarkan pembacaan putusan dari majelis hakim yang diketuai oleh Hakim Ketua Zoya Haspita, atas perkara narkotika yang menjeratnya.

Dalam sidang kali ini, pria 32 tahun ini divonis telah bersalah melanggar pasal 114 ayat 2 UU No35 tahun 2009, tentang narkotika.

“Memutuskan untuk menjalani hukuman pidana penjara selama 13 tahun, serta dikenakan pidana denda sebesar Rp1 miliar, dengan subsidair denda yaitu hukuman penjara selama 6 bulan,” kata Hakim Zoya, dalam persidangan, Rabu (29/1).

Baca Juga:  Oknum Perawat RS Dadi Tjokrodipo Tipu MNC Finance

Vonis yang dibacakan oleh majelis hakim ini lebih ringan dari tuntutan jaksa yang dibacakan pada sidang sebelumnya, yang menuntut terdakwa yudiyan efendi  untuk menjalani hukuman pidana penjara selama 15 tahun, namun dengan tuntutan denda yang sama.

Diketahui sebelumnya, di dalam dakwaan yang dibacakan oleh jaksa, perkara ini terungkap saat terdakwa tertangkap oleh petugas BNN Provinsi Lampung, yang akan mengantarkan paket ekstasi kepada seseorang bernama Jon ke Desa Natar, Lampung Selatan, sesuai dengan kesepakatan antara keduanya.

Terdakwa sendiri mengaku, narkotika jenis ekstasi tersebut dibelinya melalui seseorang warga Masgar, dengan harga Rp2,5 juta sebanyak 20 butir, dengan niatan ia jual kembali untuk mendapatkan keuntungan.

Baca Juga:  Kakek Asal Way Kanan Ini Jadikan Tempat Tambal Ban Untuk Konsumsi Sabu

Mendengar putusan yang dijatuhkan tehadap dirinya, pria pengangguran ini hanya bisa pasrah dan menerimanya.(TIN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top