Politik

Kunjungi Lampung, Ma’ruf Amin Bantah Beristri Delapan dan Kriminalisasi Ulama

Calon Wakil Presiden Kiyai Haji Ma’ruf Amin, saat mengunjungi Rumah KMA Provinsi Lampung/JO/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Calon Wakil Presiden Kiyai Haji Ma’ruf Amin, mengadakan silaturahmi dengan relawan rumah KMA Lampung, usai mengukuhkan Srikandi Jokowi-Amin, di Balai Krakatau, Kemiling, Bandar Lampung, Senin (26/11).

Pada pertemuan tersebut dia berpesan agar menjaga  ukhuwah islamiyah dan watoniyah.

Ma’ruf Amin menjelaskan, capres petahana Jokowi, memilih dirinya sebagai pendamping di pilpres 2019, sebagai representasi dari kelompok agama dan ulama sehingga memunculkan kekuatan nasionalis dan agamis di samping TNI Polri yang harus bersikap netral.

Dirinya juga membantah jika Jokowi melakukan tindakan kriminalisasi kepada kaum ulama.

Ketua MUI nonaktif  ini juga, menepis isu terkait dirinya yang memiliki istri delapan dan pernyataannya tentang buta dan tuli yang oleh sebagian orang dianggap sebagai pelecehan bagi kaum difabel.

Baca Juga:  Politik Uang Dibiarkan, Marhaen Menggugat Bakal Duduki Kantor Bawaslu Lampung  

“Saya tidak mungkin menghina kaum difabel, karena saya juga memiliki seorang cucu difabel yang menimba ilmu di Universitas Brawijaya, Malang, jurusan arsitektur,” tegas Amin.

Lanjutnya, kehadiran Pertuni (Perwakilan Persatuan Tunanetra Indonesia) di rumah KMA Lampung, justru mendorong dirinya untuk memperjuangkan hak-hak kaum tunanetra agar tidak mendapatkan perlakuan diskriminatif di tahun politik mendatang.

Untuk itu, ia meminta masyarakat Lampung tetap menjaga persatuan dan kesatuan, baik terhadap saudara seagama maupun sebangsa.

“Hidup bersatu bergandengan tangan, saling tolong menolong agar hidup berdampingan secara damai dan rukun. Sehingga pada tahun 2024 Indonesia bisa tinggal landas,” tukas Amin.

Dengan dibangunnya sejumlah infrastruktur di Lampung, seperti Jalan Tol Trans Sumatera, Bandara Internasional Radin Inten II, dan dermaga eksekutif di Lampung Selatan, dirinya berharap elektabilitas Jokowi berada di atas 70 persen.

Baca Juga:  Anggaran Super Besar, KPU Lampung Juga Terima 2 Unit Mobil

Diketahui, ratusan relawan rumah Kiyai Ma’ruf Amin atau rumah KMA Lampung, memadati jalan Way Sekampung, Pahoman.

Relawan rumah KMA terdiri dari warga Nahdlatul Ulama (NU) dan komunitas lintas agama serta diikuti Pertuni Provinsi Lampung.(JO)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top