Modus

Kuasa Hukum Yutuber Bantah Keterangan Saksi Pasangan Eva-Deddy

Gugum Ridho Putra, disisi sebelah kanan selaku kuasa hukum pasangan Yusuf Kohar-Tulus Purnomo/DUM

Suluh.co – Kuasa hukum pasangan Yusuf Kohar-Tulus Purnomo, menyebut, saksi-saksi yang dibawa pelapor (pasangan Eva-Deddy), tidak relevan dan tidak kualifikan sebagai saksi.

“Yang jelas semua saksi-saksi kita menerangkan fakta-fakta yang ada di lapangan, ada sembako yang dibagikan, kemudian ada pesan yang disampaikan aparatur pemerintah supaya memilih paslon Eva-Deddy,” kata Gugum Ridho Putra, selaku kuasa hukum Yusuf-Tulus, di Hotel Bukit Randu, Selasa (22/11) malam.

Ia menilai, jika saksi yang dihadirkan oleh pelapor tidak relevan maka seharusnya terlapor juga membawa saksi fakta agar bisa membantah saksi dari pelapor.

“Kemudian kalau ingin membantah itu (saksi pelapor) bisa dengan cara menghadirkan saksi fakta juga yang memberikan bantahan fakta sebaliknya,” ujarnya.

Baca Juga:  Surat Pelantikan Disebut Palsu, Yusuf Kohar Labrak BKD

Ia menambahkan jika hanya sekedar memberikan tanggapan seperti itu maka tidak mempunyai kewenangan pembuktian sebab, menurutnya saat di dalam persidangan jika hanya satu pihak yang memberikan saksi dan satu pihak sebaliknya maka akan ada negatif konfirmasi passion.

“Saksi fakta yang dihadirkan itulah yang diterima sebagai fakta yang tersedia di persidangan,” lanjutnya.

Sementara itu, hal senada disampaikan oleh Ahmad Handoko, selaku kuasa hukum Yutuber itu juga ikut membantah bahwa saksi yang dihadirkan tidak relevan. Menurutnya saksi yang di bawa mereka sebanyak 34 orang dari 20 kecamatan se-Bandar Lampung dan adalah saksi fakta.

“Enggak harus uang tapi bentuk lainnya yang dinilai dengan uang seperti beras,” kata dia.

Baca Juga:  Gugatan Pilkada Lampung Tengah dari Kubu Nessy-Imam Ditolak

Ahmad Handoko, juga menuturkan Pemerintah Kota Bandar Lampung ikut berpatisipasi memenangkan pasangan Eva-Deddy Amarullah yaitu menyuruh Aparat Kelurahan, RT, RW dan Linmas untuk membantu.

“Karena mereka mendapat anggaran yang besar di 2020 kita mendapatkan bukti APBD itu hampir 500 Milyar anggaran mereka anggaran bansos, anggaran kecamatan dan anggaran kelurahan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kemungkinan dari anggaran APBD tadi mereka bergerak untuk memenangkan Eva-Deddy.

 

Reporter : M. Yunus Kedum

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top