Politik

KPU Tak Coret Calon PPK yang Berafiliasi dengan Parpol

Anggota KPU Bandarlampung Divisi SDM, Hamami/Suluh/JOS

BANDAR LAMPUNG – USAI menjalankan tes wawancara terhadap 200 calon Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), 8-10 Februari, KPU Bandarlampung tetap meloloskan 4 nama calon PPK yang disinyalir berafiliasi dengan partai politik.

“Kami tidak menggugurkan di awal, kebetulan yang tanggapan masyarakat ataupun Bawaslu, sebelum wawancara sudah mengirim surat dan memberikan data-data terkait calon PPK yang terindikasi berafiliasi dengan partai politik,” kata Anggota KPU Bandarlampung Divisi SDM, Hamami, Selasa (11/2) siang di ruang kerjanya.

Setelah mendapatkan surat tanggapan dan masukan dari Bawaslu Bandarlampung pada Rabu (5/2) lalu, KPU Bandarlampung melakukan klarifikasi pada saat tes wawancara berlangsung.

“Dari hasil klarifikasi tersebut mereka banyak beralasan. Ada yang beralasan hanya sebagai moderator. Tentunya kami tidak serta merta percaya dengan apa yang mereka katakan, ini tetap kami telusuri,” ujar Hamami.

Baca Juga:  108 Mahasiswa Unila Pingsan Lantaran Papermob

Hasil klarifikasi terhadap calon PPK yang diduga memiliki keterlibatan dengan partai politik menjadi dasar bagi KPU untuk menggelar rapat pleno dan mengumumkan nama-nama calon PPK terpilih pada 15-21 Februari mendatang.

“Apapun alasan mereka, kalau mereka benar secara data dan fakta, maka kemungkinan besar mereka tidak akan dilantik pada 29 Februari. KPU membuka ruang bagi masyarakat yang ingin memberikan tanggapan sebelum hari pelantikan,” katanya.

Sebelumnya, pada 5 Februari 2020, Bawaslu Bandarlampung mengirimkan surat Nomor 010/K.LA-14/PM.00.02/II/2020 perihal masukan dan tanggapan terkait rekrutmen calon PPK.

Dalam suratnya Bawaslu memperhatikan pengumuman KPU Bandarlampung Nomor 092/PP.04.2-Pu/1871/KPU-Kot/I/2020 tentang Penetapan 10 Besar Hasil Seleksi Tes CAT Calon PPK.

Baca Juga:  Pedagang Pasar Smep Merasa Dibohongi Pemkot

Bawaslu mencermati nama-nama calon PPK yang dinyatakan lolos ke 10 besar dan menemukan 2 nama calon PPK yang terindikasi keterlibatan partai politik.

Dalam surat tersebut Bawaslu menyebutkan 2 nama :

  1. Alimuddin dari Kecamatan Telukbetung Timur. Alimuddin diketahui mengikuti kegiatan reses Anggota DPRD Abdul Malik dari Partai Amanat Nasional (PAN).
  2. Basuki dari Kecamatan Tanjungkarang Barat diduga anggota Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Surat tersebut juga melampirkan alat bukti foto dan ditandatangani oleh Ketua Bawaslu Bandarlampung Candrawansah serta ditembuskan kepada Ketua Bawaslu Provinsi Lampung sebagai laporan.

Terakhir pada Senin (10/2/2020) kemarin, Candrawansah kembali menyebutkan 2 nama inisial yang diduga memiliki keterlibatan dengan partai politik, EM di Kecamatan Telukbetung Barat dari PAN, dan MD di Kecamatan Kedaton dari Perindo.(JOS)

Baca Juga:  Panggil Penyelenggara Pemilu, Caleg DPR RI Imer Darius Dicecar 30 Pertanyaan
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top