Iklan
Politik

KPU Beri Sanksi Jika Paslon Tak Hadir Debat Kandidat

Ist

BANDARLAMPUNG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung akan memberikan sanksi pasangan calon gubernur – wakil gubernur yang tidak menghadiri acara debat kandidat pada 24 Maret, 28 April dan 11 Mei.

Sanksi itu berupa tidak akan menayangkan iklan sosialisasi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Lampung di media cetak maupun elektronik selama 14 hari sebelum masa kampanye berakhir 23 Juni.

“Jika paslon tidak hadir, kita berikan sanksi tidak menayangkan iklan sosialisasi di media cetak dan elektronik selama 14 hari,” kata Ketua KPU Lampung Nanang Trenggono Rabu (14/3).

Nanang mengakui ada perbedaan debat kandidat pilkada sebelumnya dengan pilkada tahun ini.

Baca Juga:  Dilaporkan Mobilsasi ASN, Catur : Silahkan Saja

Kendati demikian pihaknya tetap memberikan pengecualian bagi paslon yang tidak dapat menghadiri debat kandidat, ketika sakit dan berhalangan tetap seperti meninggal dunia.

“Kalau sakit harus ada surat resmi. Karena pilkada sekarang sifatnya mengikat” jelasnya.

Mengenai materi debat yang  durasi sekitar 90 menit, pihaknya tengah membentuk tim pakar yang melibatkan kalangan akademisi dan profesional.

“Panelisnya ada tiga dalam satu kali debat. Sebelum debat, semua paslon juga akan diberikan materi,” pungkasnya

Terpisah, Sidiq Effendi Lo pasangan calon Mustafa – Ahmad Jajuli menyampaikan bahwa pihaknya akan mengkomunikasikan bersama tim pasca bupati Lampung Tengah non aktif itu sedang menjalani proses hukum di KPK.

“Dalam debat kandidat itu kan ada tiga, ada cagub sendiri, cagub dan cawagub serta cawagub sendiri. Pada prinsipnya, ketika proses nanti cagub bisa diwakilkan oleh cawagub, ya tidak masalah. Karena yang bersangkutan pak Mustafa sedang menjalani proses hukum. Makanya kami juga akan mengajukan upaya itu, apakah diperkenkan untuk mengikuti proses debat kandidat itu di KPU. Kalaupun tidak diperbolehkan, nanti akan kami konsultasikan, seperti apa gitu,” ungkapnya. (AR)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top