Politik

KPU Bandar Lampung Gunakan Teknik Saint Lague di Pileg 2019

Simulasi pemilihan umum yang digelar KPU Bandar Lampung/JO/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Penetapan pemenang pemilihan legislatif (pileg) tahun ini, berbeda dengan tahun tahun sebelumnya. Pada pemilihan legislatif 2019, KPU menggunakan teknik saint lague, yakni sebuah sistem penetapan pemenang pemilu yang didasarkan pada hasil penghitungan suara terbanyak.

Teknik saint lague yang digunakan oleh KPU pada pemilu 2019 ini berbeda dengan metode BPP atau bilangan pembagi pemilih dalam menentukan jumlah perolehan kursi legislatif.

Metode BPP ini sebelumnya dipakai pada pemilu tahun 2014 lalu, regulasi ini disahkan pada 21 Juli tahun lalu dengan menggabungkan tiga Undang Undang Pemilu yakni Undang Undang Nomor 8 tahun 2012, Undang Undang Nomor 15 tahun 2011, dan Undang Undang Nomor 42 tahun 2008.

Baca Juga:  DPC PKB Kota Bandar Lampung Incar 6 Kursi DPRD

Komisioner KPU Bandar Lampung, Ferry Triatmodjo, mengatakan, dengan teknik penghitungan sain lague ini, calon anggota legislatif dengan nomor urut satu belum tentu bisa terpilih apabila perolehan suaranya tidak lebih banyak dari caleg yang lain.

“Teknik saint lague yang diterapkan pada pemilu kali ini jauh lebih mudah bila dibandingkan dengan metode bilangan pembagi pemilih,” ungkap Ferry, Jumat (29/3).

Lanjutnya, di dalam Undang Undang Pemilu Nomor 7 tahun 2017, menyebutkan bahwa partai politik harus memenuhi ambang batas parlemen sebanyak 4% dari jumlah suara sebagaimana diatur dalam pasal 414 ayat 1, jika partai sudah memenuhi ambang batas parlemen maka langkah selanjutnya adalah menggunakan teknik saint lague untuk mengkonversi suara menjadi kursi di DPR.(JO)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top