Ekonomi

KPM Bansos Rastra 2018 Bebas Biaya Tebus

Kepala Perum Bulog Divre Lampung, M Attar Rizal/NN

BANDARLAMPUNG – Pasca diberlakukannya pagu bantuan sosial Rastra tahun 2018, dan Surat Kemensos RI Nomor 59/PFM.PFMPD/KS/01/2018, pada pagu bulan Januari. Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari subsidi beras akan terbebas dari biaya tebus.

Kepala Perum Bulog Divre Lampung, M Attar Rizal menyampaikan, jika dibandingkan dengan tahun, lalu jumlah KPM se-Provinsi Lampung yang mencapai 603.223 masing-masing menerima 15 kilogram beras dengan biaya tebus Rp1600.

Untuk saat ini, kata Attar, dengan jumlah KPM sama, subsidi beras digantikan dengan bantuan sosial pangan. “Jadi nantinya KPM menerima 10 kilogram tanpa biaya tebus. Itu yang menjadi perbedaannya,” jelas Attar, Usai Rapat Koordinasi Program Bantuan Sosial Pangan Rastra dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahun 2018, di Balai Keratun, Ruang Sungkai, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Selasa (30/1).

Baca Juga:  Lampung Barat Partisipasi Dalam Rapat Kerja Gubernur ke XVIII

Terkait mekanisme penyaluran, lanjut Attar, setelah Gubernur mengeluarkan SK Tim Koordinasi Monitoring Akurasi, permintaan untuk masing-masing kabupaten/kota akan langsung melakukan permintaan ke Bulog.

“Jadi pedoman ini sudah sesuai dengan kementerian. Diharapkan ini bisa lebih cepat, agar setiap bulannya di tanggal 25, sudah tersalurkan,” ungkapnya.

Selain daripada, Attar juga menyampaikan, untuk saat ini pihaknya sedang menunggu data terbaru untuk penyaluran bansos pangan tersebut.

“Kemarin ada Kendala teknis, jadi yang dipakai berupa data-data lama. Mudah-mudahan ini tidak lama, agar mulai bulan depan program bansos pangan bisa berjalan,” tandasnya.

Seperti diketahui, Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo, meminta bantuan sosial pangan Beras Sejahtera (Rastra) di 15 Kabupaten/Kota tahun 2018 harus berkualitas dan layak dikonsumsi.

Baca Juga:  Ucapan Staf Khusus Menteri Pertanian Ini Gagal Paham

Beras tersebut, menurut Gubernur harus pula segera disalurkan ke masyarakat yang kini sangat membutuhkannya.

“Gubernur minta jangan sampai kualitas dari beras itu tidak memenuhi standar. Saat ini, masyarakat benar-benar memerlukannya. Jangan sampai tahu-tahu berasnya tidak sesuai dengan standar. Jangan sampai ada komentar yang tidak baik dari beras tersebut,” ujar Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Provinsi Lampung, Heri Suliyanto menyampaikan pesan Gubernur.(DD)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top