Bandar Lampung

KPK Pecat Pengawal Tahanannya Karena Terbukti Terima 3 Dus Pempek dari Imam Nahrawi

KPK Pecat Pengawal Tahanannya Karena Terbukti Terima 3 Dus Pempek dari Imam Nahrawi
KPK Pecat Pengawal Tahanannya Karena Terbukti Terima 3 Dus Pempek dari Imam Nahrawi

Ilustrasi pemecatan.

Suluh.co – Plt Juru Bicara Bidang Penindakan KPK Ali Fikri mengatakan TK dijatuhi hukuman sanksi berat berupa pemberhentian tidak dengan hormat. TK adalah pengawal tahanan KPK dan pegawai tidak tetap.

Dewas menilai TK terbukti melanggar kode etik Pasal 4 ayat (1) huruf g dan h serta Pasal 4 ayat (2) huruf a Peraturan Dewan Pengawas Nomor 02 tahun 2020 tentang Penegakan Kode Etik dan Pedoman Perilaku KPK.

“Dewan Pengawas KPK telah menjatuhkan putusan kepada TK dengan sanksi berat berupa pemberhentian tidak dengan hormat sebagai pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi,” kata Ali Fikri, Senin, 21 Desember 2020.

Ali menyatakan pelanggaran etik yang dilakukan TK yakni mengabaikan kewajiban menolak dan melaporkan setiap gratifikasi yang dianggap suap dan mengadakan hubungan langsung dengan pihak yang berperkara di KPK.

Baca Juga:  Mencari Tahu Keberadaan dan Status 2 Mobil Mewah di Kasus Korupsi Randis Elite Lampung Timur

Beberapa pelanggaran tersebut yakni memberikan nomor kontak telepon kepada salah seorang tahanan, menerima bingkisan makanan berupa 3 dus pempek, meminjam uang sebesar Rp 800 ribu, dan menerima uang dari salah seorang tahanan KPK sebesar Rp 300 ribu.

Penerimaan-penerimaan itu dari 2 tahanan KPK yang tengah menjalani penyidikan. Salah satu tahanan yang memberikan Rp 300 ribu adalah mantan Menpora, Imam Nahrawi.

“Menerima uang dari IM sebanyak Rp 300 ribu dan menerima pempek dari terpidana waktu bertugas di Palembang,” ujar anggota Dewas KPK, Harjono.

Reporter: Ricardo Hutabarat

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top