Iklan
Modus

KPK Harus Usut Pinjaman Pemkot Bandar Lampung Kepada PT SMI Untuk Infrastruktur

Ist

BANDARLAMPUNG – Terseretnya Mustafa dalam dugaan suap yang dilakukan pejabat Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah terhadap anggota DPRD setempat, terkait persetujuan pinjaman kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) senilai Rp300miliar sangat memprihatinkan.

Namun, sebelum Pemkab Lamteng melakukan pinjaman telah lebih dahulu, justru Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung, lebih dulu meminjam dana segar kepada PT SMI sebesar Rp260miliar untuk pembangunan infrastruktur.

Diantaranya Rp35miliar dialokasikan pada pembangunan Flyover yang disetujui DPRD Bandarlampung.

Koordinator Forum Masyarakat Anti Korupsi Lampung Madi, mengapresiasi operasi tangkap tangan (OTT) KPK tetapi menyayangkan hal yang sama tidak dilakukan dalam proses pinjaman yang dilakukan Pemkot Bandarlampung.

“Mustafa nasibnya tragis memprihatinkan dan Herman HN tersenyum manis, dalam proses pinjaman kan sama harus ada persetujuan DPRD. Nah bisa jadi sama juga dengan yang terjadi di Lamteng tapi kenapa KPK diam,” katanya, Sabtu (17/2).

Baca Juga:  Polda Lampung Pantau Akun-akun Penyebar Hoax

Ditambahkannya, kasus yang diduga melibatkan Herman HN juga dalam proses izin Reklamasi Teluk Lampung yang santer menyebut-nyebut nama pengusaha perempuan di Lampung yang juga sebelumnya pernah tersandung kasus hukum.

“dugaan suap dan perizinan Reklamasi Teluk Lampung yang ditangani Kejagung juga tidak jelas ya,” tandasnya.(NW)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top