Iklan
Bandar Lampung

Kota Bandarlampung Kembali Alami Inflasi, Peringkat ke 50 dari 82 Kota 

Jumpa Pers Berita Resmi Statistik, di Ruang Video Conference, BPS Provinsi Lampung/Suluh

BANDARLAMPUNG – Kota Bandarlampung, kembali mengalami inflasi sebesar 0,06 persen. Hal itu karena adanya kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK), dari 133,17 pada Januari 2018 menjadi 133,25 pada Februari 2018.

Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung, ada empat kelompok pengeluaran yang memberikan andil dalam pembentukan inflasi di Kota Bandarlampung.

Yaitu kelompok bahan makanan memberikan andil dalam pembentukan inflasi sebesar 0,03 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,01 persen, kelompok sandang sebesar 0,01 persen, dan kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,01 persen.

Baca Juga:  Kota Bandar Lampung Kembali Alami Inflasi

“Sementara kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau, kelompok kesehatan, dan kelompok pendidikan rekreasi dan olahraga tidak memberikan andil dalam pembentukan inflasi maupun deflasi,” jelas Kepala BPS Lampung ,Yeane Irmaningrum, dalam Jumpa Pers Berita Resmi Statistik, di Ruang Video Conference, BPS Provinsi Lampung.

Lanjutnya, beberapa komoditi juga dominan memberikan andil inflasi diantaranya, beras, bawang putih, tomat sayur, bawang merah tempe, bensin, nangka muda, upah pembantu rumah tangga ayam hidup, dan patin.

Selain daripada itu, inflasi Kota Bandarlampung menempati peringkat ke-50 dari 82 kota yang diamati perkembangan harganya. Dari 82 kota, 55 kota mengalami inflasi dan 27 kota alami deflasi.

Berdasarkan catatan BPS, Kota Bandarlampung, pada Februari 2018 berdasarkan penghitungan inflasi tahun kalender (point to point) sebesar 1,48 persen, dan inflasi year on year (yoy) sebesar 3,19 persen.(ZN/*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top