Modus

Korupsi Land Clearing Bandara, Direktur PT Daksina Persada Rugikan Negara Rp4,5 Miliar

Sulaiman, seorang pengusaha, warga Jalan RA Basyid, Tanjung Senang, Bandar Lampung, didakwa telah melakukan tindak pidana korupsi, hingga merugikan keuangan negara Rp4,5 miliar/HLN

BANDAR LAMPUNG – Sulaiman, seorang pengusaha, warga Jalan RA Basyid, Tanjung Senang, Bandar Lampung, didakwa telah melakukan tindak pidana korupsi, hingga merugikan keuangan negara Rp4,5 miliar dari total anggaran sebesar Rp8,7.

Sulaiman, mulai diadili dalam sidang Tipikor Tanjungkarang, pada Selasa (25/2) kemarin, dalam perkara korupsi proyek land clearing Bandara Raden Inten II Lampung Selatan yang terjadi pada tahun anggaran 2014 lalu.

Kuasa Direktur PT Daksina Persada ini, dijerat menggunakan pasal 2 dan pasal 3 UU No 31 Tahun 1999, yang mengatur tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, junto pasal 56 ke 1 KUHP.

Baca Juga:  Dikabarkan Korupsi Dana Desa, Kades Pedataran Siap Diperiksa

Dalam dakwaan jaksa, lelang proyek land clearing pematangan lahan fasilitas sisi udara baru Raden Inten II Lampung, sebenarnya telah diatur pemenangnya terlebih dahulu, oleh Albar Hasan Tanjung, selaku kuasa pengguna anggaran dan PPK, dengan menggunakan jasa seorang anggota ULP 9 Provinsi Lampung, Lukman Santoso.

Dalam proses lelang yang curang tersebut, perusahaan pendamping pun dicantumkan dengan semaunya, dengan kata lain perusahaan pendamping dicatut namanya tanpa seizin pemilik perusahaan tersebut demi memenangkan tender pengerjaan proyek.

Terdakwa pun berbuat curang dengan membuat laporan penyelesaian pekerjaan, yang dalam kenyataan hanya terselesaikan 92 persen. Namun dipalsukan menjadi 100 persen, sehingga dana pun dapat dicairkan.

Oleh karena kejahatannya tersebut, Sulaiman terancam menjalani hukuman penjara paling lama selama 20 tahun dan denda paling banyak Rp1 miliar rupiah.(TIN)

Baca Juga:  Polisi Ringkus 5 Pelaku Pencurian Battery Tower Milik PT Protelindo Tower Operator 3
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top