Iklan
Daerah

Konsumsi Ikan Di Tanggamus Tidak Capai Target Nasional

Ikan Konsumsi/Ilustrasi

TANGGAMUS – Pencapaian dari program wajib konsumsi ikan di Kabupaten Tanggamus, masih terbilang rendah. Pasalnya, hanya berada di 30 persen (%) dari target nasional yakni 50 persen. Dengan demikian, program yang digembar gemborkan oleh Pemkab Tanggamus melalui Dinas Perikanan Tanggamus belum maksimal.

Kurangnya 20 persen pencapaian konsumsi ikan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani dalam kegaitan panen raya ikan air tawar di Pekon Gunung Meraksa, Kecamatan Pulau Panggung, Tanggamus, Selasa (26/2).

Bunda Dewi mengatakan, konsumsi ikan di Kabupaten berjuluk Bumi Begawi Jejama ini masih sangat rendah dari angka maksimal yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat (Pempus). Dan tentunya ini merupakan suatu motivasi bagi Tanggamus untuk mengejar ketertinggalan angka konsumsi ikan yang sudah di targetkan.

Baca Juga:  Bupati ajak Masyarakat Tingkatkan Konsumsi Ikan

“Kedepannya kita akan terus sosialisasikan betapa pentingnya mengkonsumsi ikan, karena terdapat zat yang dibutuhkan oleh tubuh. Seperti rendah kolesterol, tinggi protein dan zat besi. Kita akan terus kampanyekan manfaat konsumsi makan ikan di masyarakat, jika sudah terbiasa makan ikan, tentu ini akan mendatangkan feedback yang bagus bagi para pelaku usaha pembudidaya ikan air tawar dan para nelayan,” ujar Bunda, seusai memberikan sambutan. Selasa (26/2).

Bunda juga menambahkan, ikan sendiri bukan hanya bisa dimasak dengan di goreng dan dipanggang saja. Akan tetapi bisa juga di jadikan sajian makanan lainnya, seperti olehan makanan berupa abon, dendeng, kerupuk ikan, atau olahan makanan lainnya.

Baca Juga:  SMK Muhammadiyah Tumijajar Hibahkan 9 Ekor Kura-kura Ke Taman Wisata Tubaba

“Nah ini lah yang menjadi upaya motivasi dari para pembudidaya ikan kedepannya. Dan diharapkan Kabupaten Tanggamus menjadi salah satu central budidaya ikan air tawar,” ungkap orang nomor satu di Kabupaten Tanggamus itu.

Sementara itu Kadis Kelautan Tanggamus Edi Narimo membenarkan adanya kekurangan pencapaian target konsumsi ikan di kalangan masyarakat. Diklaim belum tercapainya angka konsumsi ikan dikarenakan beberapa faktor yang menjadi kendala, salah satunya adalah masih kurangnya kesadaran masyarakat akan manfaat mengkonsumsi ikan, baik itu ikan air tawar dan laut.

“Faktor lainnya, adalah Tanggamus sendiri memiliki daerah yang bukan hanya pesisir pantai saja, atau dekat dengan lokasi pasar yang menjual ikan, akan tetapi ada masyarakat yang juga tinggal didaerah pegunungan, sudah tentu sulit mendapatkan ikan. Lain halnya ada yang memang anak anak tidak suka ikan lantaran bau amis dan lainnya. Sesuai dengan arahan Bupati, kita akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Tanggamus dalam hal pengelolaan ikan menjadi makanan siap saji lainnya,” kata Edi Narimo.(BD/YF)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top