Iklan
Daerah

Komisi I DPRD Pesibar Kunker ke BNPB Pusat

Komisi I DPRD Pesibar Kunker ke BNPB Pusat/Istimewa

PESISIR BARAT – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Kabupaten Pesisir Barat, melalui Komisi I melakukan kunjungan kerja (knker) ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat. Rabu, (27/3).

Kunjungan Kerja DPRD Pesibar ke BNPB , di sambut langsung  Kasubdit BNPB Eni, beserta staf Suratman yang ditugaskan menjadi notulen rapat dengan Anggota DPRD Pesibar.

Pertemuan tersebut diawali dengan perkenalan seluruh anggota Komisi I yang disampaikan oleh Sekretaris Komisi I Ahmad Husaini, mulai dari Ketua Komisi I, Elizawati, dan diikuti anggota komisi yakni Ali Yudiem, Mega Mustika, Sri Suyanti, Asnawi Zein, dan Wahyu Nurbaeti.

Komisi I memaparkan kondisi Pesibar seperti potensi kekayaan Alam dan Potensi Bencana Alam di Bumi Para Sai Batin dan Ulama.

Baca Juga:  Bupati Lampung Barat Bagikan 2.040 PTSL di Pagar Dewa

Sementara itu, Eni yang mewakili dari BNPB memberikan beberapa poin masukan terkait pencegahan bencana yang bisa dilakukan saat masa kampanye.

“Sebaiknya banner dan baliho para caleg diberikan kuota yang menarik dan mengedukasi masyarakat, dalam upaya menjaga dan melestarikan lingkungan seperti jangan pernah takut dengan bencana, disini area rawan banjir, dan mari kita jaga lingkungan,” Papar Eni.

Diketahui pada 26 April mendatang merupakan hari kesiapsiagaan Bencana Nasional. Karenanya Eni meminta agar bisa membunyikan alarm secara diam-diam, guna melihat respon masyarakat terhadap kejadian bencana.

“Namun sebelumnya harus pula dikondisikan lokasi evakuasi masyarakat dan pemberi komando,” jelasnya.

Eni juga menjelaskan terkait program Desa Tangguh Bencana (Destana). Mengingat kondisi wilayah Pesibar yang rawan bencana, karenanya program itu harus dilaksanakan oleh Pemkab Pesibar untuk memberikan pengetahuan yang luas kepada masyarakat.

Baca Juga:  Warga Kecamatan Menggala Tuntut PT. Waskita Beri Kompensasi Akibat JTTS

“Pemkab juga sebaiknya membangun Sekolah Aman Bencana (SMAB), untuk memberikan Edukasi Dini kepada masyarakat tentang penanganan bencana,” pinta Eni.

Kabubdit BNPB juga  memberikan sarannya kepada jajaran DPRD Pesibar, untuk segera melangsungkan hearing dengan pihak BMKG guna kepentingan informasi dan penjelasan ancaman yang bisa terjadi dalam beberapa bulan kedepan terkait Sesar Semako di Kabupaten Manna Provinsi Bengkulu.

“BMKG mampu memprediksi ancaman yang bisa terjadi hingga tiga bulan kedepan, tentu itu sangat membantu pemerintah dalam mencegah dampak bencana,” Tutup Eni.(AG)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top