Iklan
Daerah

Kobaran Api Hanguskan Pabrik Kopi di Tanggamus

Pabrik penggilingan kopi berikut satu rumah, di Dusun Sidomaju Pekon Taman Sari, Kecamatan Pugung, Tanggamus, ludes dilahap api/SB

TANGGAMUS – Pabrik penggilingan kopi berikut satu rumah milik Pawit (40), di Dusun Sidomaju Pekon Taman Sari, Kecamatan Pugung, Tanggamus, Sabtu (31/3), sekira pukul 00.01 WIB ludes di lalap si jago merah.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun korban mengalami kerugian mencapai ratusan juta.

Kapolsek Pugung Ipda Mirga Nurjuanda, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, mengatakan, berdasarkan hasil olah TKP, pabrik kopi dan rumah tersebut terbuat dari bangunan papan dan arak pabrik ke rumah hanya sekitar 1 meter.

“Kesimpulan sementara, api diduga dari korsleting listrik milik motor honda supra fit yang terparkir di dalam pabrik kopi. Tapi terus kita lakukan pendalaman,” ungkap Ipda Mirga Nurjuanda usai olah TKP, Sabtu (31/3).

Baca Juga:  MoU Dengan Kejari, Disparbudpora Tanggamus Harap Bantuan Hukum

Lebih lanjut Ipda mirga, mengatakan, terdapat barang berharga mesin giling kopi kering, mesin giling kopi basah, televisi, 2 genset, mesin steam, 3 tangki seprot, 300 kg pupuk, 50 kg biji kopi, lemari pakaian, dan sepeda motor Honda Supra Fit berikut STNK, BPKB serta SIM, dan uang tunai Rp5 juta milik korban juga ikut terbakar.

Kata dia, karena posisi TKP yang berada ditengah kebun kopi dan jauh dari pemukiman, menyebabkan tidak ada warga yang tahu akan kejadian tersebut dan di dalam bangunan pabrik kopi juga terdapat 30 liter BBM jenis solar dalam jerigen, sehingga dalam tempo 1 jam api sudah menghabiskan kedua bangunan dan semua isinya.

Baca Juga:  Dermaga Eksekutif di Pelabuhan Bakauheni Mulai Padat

Berdasarkan keterangan saksi Supardi (30), yang juga merupakan adik kandung korban, mengatakan, bahwa dirinya melihat api berasal dari pabrik yang posisinya berada di belakang rumah korban.

“Saksi Supardi yang menjaga tempat tersebut karena korban, sedang berada dirumah saudaranya di Kabupaten Pringsewu. Saat tidak sanggup memadamkan api, sehingga akhirnya para saksi hanya bisa melihat kebakaran tersebut,”tandasnya.(SB/CD)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top