Iklan
Modus

KLHK dan Polda “Kompak Bidik” Dugaan Reklamasi Pantai Marita Sari

KPK segel Dermaga Pulau Tegal Mas, beberapa waktu lalu/Net

BANDAR LAMPUNG – Instansi hukum ternyata kompak “membidik” dugaan tindak pidana reklamasi, yang terjadi di Pantai Marita Sari.

Informasi yang dihimpun, Polda Lampung telah melakukan penyelidikan terhadap hal tersebut. Bahkan, beberapa saksi termasuk saksi ahli telah diperiksa.

Dikonfirmasi Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung Kombespol Subakti, tak menampik hal tersebut.

“Ia benar, baru ngecek aja itu kan sudah lama hasil penyelidikannya, kita mau tindak lanjuti lagi, karena terhalang berbagai kegiatan Polda yang panjang kemarin,” ujarnya di Mapolda Lampung kemarin.

Saat ini upaya  Polda Lampung yakni sebatas melakukan klarifikasi dan pemeriksaan para saksi.  perkara tersebut belum naik ke tingkat penyidikan atau menetapkan tersangka.

Baca Juga:  Forkopimda Hadiri Pemusnahan BB di Polda Lampung

“Baru beberapa saksi yang diperiksa, barj Pegawainya, pemilik Belum kita sifatnya masih pulbaket,” Kata alumnus Akabri 1991 ITU.

Sementara Lampung Post mendapatkan informasi bahwa penyidik Direktorat reserse kriminal khusus Polda Lampung pada 5 September 2019, mengagendakan pemeriksaan saksi yakni dari Pemprov Lampung.

“Ia benar saya diperiksa sebagai saksi ahli soal perizinan, ada sekitar 14 pertanyaan,” kata PNS di bidang Perizinan Pemprov Lampung Yang Thori.

Ditanya soal pemeriksaan dan juga Apakah Pantai Mertasari memiliki izin ia enggan memaparkan.

” itu teknis nyatanya penyidik aja ya,” katanya.

Sementara Direktorat Jendral Penegakan Hukum Kementrian Lingkungan Hidup dan Kelautan, juga telah melakukan penyelidikan dugaan reklamasi di Pantai Marita Sari,  dan Tegal Mas. Bahkan informasi yang didapat proses pengusutan perkara reklamasi Pantai Mertasari setelah naik di tingkat penyidikan.

Baca Juga:  Polda Lampung Pantau Media Online dan Media Sosial

“itu sedang berproses di penyidik,” ujar Dirjen gakkum KLHK Rasio Ridho Sani.

Ditanya tanggapannya terkait Polda Lampung yang juga melakukan penyelidikan, ia enggan berkomentar.

“Kami belum tahu Jadi kami tidak bisa komentar,” katanya.(TS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top