Daerah

Klaim Jasa Tak Kunjung Cair, DPRD Pesawaran Usul Langsung Ke Dinas Kesehatan

Ist

PESAWARAN – Ketua komisi IV DPRD Kabupaten Pesawaran Harto Susanto, menyerahkan segala permasalahan tentang dana klaim jasa persalinan bidan pada peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang selama dua tahun ini tidak di keluarkan oleh Kepala Puskemas Kota Dalom Ahmad Darori, kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran terlebih dahulu.

Hal itu disampaikannya saat dihubungi melalui telepon selulernya, Selasa (6/1).

“Kita serahkan dulu masalah ini kepada dinas terkait, karena saya mendengar juga kalau permasalahan ini sudah di tangani oleh dinas kesehatan dan juga Sekdakab,” jelasnya.

Namun dirinya juga menerangkan, bahwasanya tidak menutup kemungkinan pihaknya akan memanggil Kepala Puskemas Kota Dalom dan Dinas Kesehatan untuk melakukan hearing.

“Nanti akan kita panggil juga, kita ingin mendengarkan inti permasalahan ini dari mereka dan mencari jalan keluarnya,” tegasnya.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Alokasikan Pajak Rokok Untuk Pembayaran BPJS 

Diberitakan sebelumnya, beberapa bidan yang bertugas di Puskesmas Desa Kota Dalom Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran, meminta hak mereka dari dana klaim jasa persalinan bidan pada peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang selama dua tahun ini tidak di keluarkan oleh Kepala Puskemas setempat.

Menurut salah satu bidan yang enggan disebutkan namanya, menjelaskan, selama dua tahun terakhir ini para bidan, tidak mendapatkan dana JKN tersebut.

“Kita kan selalu mengajukan kepada Dinas Kesehatan dan selalu keluar setiap bulannya namun oleh Kepala UPTD Puskesmas Kota dalom tidak diberikan kepada kami,” ungkapnya, Jumat (2/3) lalu.

“Dengan alasan dana tersebut digunakan untuk meningkatkan akreditas Puskes di kota dalom, karena di tahun ini ada penilaian untuk peningkatan akreditas puskes,” timpalnya.

Baca Juga:  Pemkab Tulangbawang Segera Cairkan Gaji 13

Dirinya juga menjelaskan, setiap dana tersebut keluar, Kepala UPT Puskesmas tersebut, mengatakan memberikan sebagian uang tersebut untuk Inspektorat Kabupaten Pesawaran, dan anggota DPRD setempat.

“Dari pengakuan dia tersebut kami akhirnya mengadukan kepada sekertaris daerah (Sekda) Pesawaran, dan Alhamdulillah nya pengaduan kami ini telah diterima dan akan di tindak lanjuti,” jelasnya.

Sedangkan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran Harun Tri Joko, menjelaskan, untuk saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan stakeholder lainnya, untuk mengumpulkannya data di bawah dan penjelasan dari para bidan serta tenaga medis yang ada di Puskesmas Kota Dalom.

“Kita bergerak ini kan ada aturannya, tidak bisa asal melangkah saja, kita minta keterangan nya terlebih dahulu, intinya kami menerima laporan atau keluhan dari para tenaga medis disana,” tegasnya.

Baca Juga:  Persoalan Tapal Batas Tulang Bawang Dan Mesuji Harus Rampung

“Kalau untuk apa hukumannya saya belum berani berbicara, karena saat ini masih dalam tahap Puldata dahulu, lagian kita juga ada atasan, kita ingin mendengar apa saran yang diberikan oleh pak Bupati,” pungkasnya.(MH/PS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top