Iklan
Politik

Kinerja Bawaslu Amatir, Mingrum : Kurang Cakap Dapat Dihilangkan, Tidak Jujur Sulit Diperbaiki

Ketua dan Komisioner Bawaslu Provinsi Lampung/Net

BANDAR LAMPUNG – Kinerja Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung dinilai Mingrum Gumay, selaku ketua Pansus politik uang DPRD Lampung cenderung amatir dan tidak profesional dalam menjalankan tugas sebagai lembaga penyelenggara pemilu.

“Kita hormati keputusan itu apapun sanksinya. Karena, secara yuridis, telah membuktikan adanya pelanggaran,” kata Mingrum, Kamis (3/1).

Dengan adanya sanksi itu, maka secara langsung telah menciderai kepercayaan publik terhadap lembaga penyelenggara pemilu tersebut. Sebab, dengan adanya sanksi itu, beberapa komisioner Bawaslu ini tidak bisa bersikap independen, menjaga profesionalitasnya serta Jujur dan adil.

“Pendapat Mohammad Hatta, kurang cerdas dapat diperbaiki dengan belajar. Kurang cakap dapat dihilangkan dengan pengalaman. Namun tidak jujur itu sulit diperbaik. Karena kalau sudah tidak jujur, maka sulit untuk membuat orang untuk kembali percaya kepadanya,”sindirnya.

Baca Juga:  Politik Uang Makin Liar, KPU dan Bawaslu Wajib Beri Efek Jera

Kedepan, ia berharap, sistim penyeleksian pengawas pemilu ini diisi dengan anggota yang berkarakter dan terpelajar untuk menghasilkan personel institusi yang terpercaya.

“Artinya orang itu memiliki latar belakang atau riwayat hidupnya tidak boleh cacat hukum,” pungkasnya.

Sebelumnya, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Republik Indonesia memutuskan menjatuhkan sanksi peringatan kepada Teradu I Fatikhatul Khoiriyah selaku Ketua merangkap Anggota Bawaslu Provinsi Lampung terhitung sejak dibacakannya Putusan ini.

Kemudian, merehabilitasi nama baik Teradu II Iskardo P. Panggar, dan Teradu III Adek Asy’ari selaku Anggota Bawaslu Provinsi Lampung terhitung sejak dibacakannya Putusan ini.

Hal ini berdasarkan laporan dari Koalisi Rakyat Lampung Untuk Pemilu Bersih (KRLUPB). Karena  Bawaslu Lampung dinilai tidak profesional, kapabel, adil, transparan, proporsional, jujur dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Tahun 2018.

Baca Juga:  Tim Kuasa Hukum Ridho Bachtiar Bacakan Permohonan di Mahkamah Konstitusi

Para Teradu selaku Ketua dan Anggota Bawaslu Provinsi Lampung tidak bekerja dengan maksimal sesuai tupoksi dalam menangani seluruh laporan terkait dengan Money Politic yang dilakukan Pasangan Calon Nomor Urut 3 atas nama Arinal-Nunik.(JO)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top