Iklan
Bandar Lampung

Ketua Komisi II DPRD Bandar Lampung Apresiasi Tindakan Tegas PDAM Way Rilau

PDAM/Ilustrasi

BANDAR LAMPUNG – Langkah tegas PDAM Way Rilau, memberhentikan pendistribusian air bersih untuk pelanggan yang menunggak pembayaran, mendapat apresiasi dari Ketua Komisi II DPRD Bandar Lampung, Poltak Aritonang.

Menurutnya, langkah tersebut tepat dilakukan sebagai upaya menutup kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandar Lampung.

“Kalau menunggak kan tidak bayar iuran perbulanya, ya sama saja PAD itu bocor. Dengan adanya pemberhentian penyaluran untuk pelanggan yang menunggak, hal tersebut tepat dilakukan,” ucapnya, Senin (7/10).

Dikatakanya, jika sanksi tegas tak kunjung dilakukan PDAM Way Rilau untuk pelanggan yang menunggak. Dikhawatirkan, jumlah penunggan kian melejit.

“Kalau sanksi tegas tak kunjung diberikan, nanti penunggak kian membengkak,” tukasnya.

Baca Juga:  Pemerintah Pusat Pantau dan Evaluasi Kebijakan Nawacita di Lampung

Diberitakan sebelumnya, PDAM Way Rilau, menepis tudingan pemutusan saluran air secara sepihak tanpa didasari regulasi.

Menurut Kepala Bagian (Kabag) Humas PDAM Way Rilau, Agung Purnama, sebelum pelaksanaan pemutusan saluran air dilakukan, terlebih dahulu pihaknya melayangkan surat pemberitahuan tunggakan untuk pelangggan dengan batas waktu tiga hati sejak kertas putih diterima.

“Apabila pelanggan itu tidak menyelesaikan tunggakan, maka PDAM Way Rilau memberikan sanksi berupa pemutusan sememtara instalasi air pelanggan, dan sebelum pemutusan dilakukan. Kami memberikan teguran satu sampai tiga kali,” ucapnya.(AJ)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top