Politik

Ketua Bappilu DPW Nasdem Lampung di Periksa KPK Perihal Kasus Mustafa

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPW NasDem Lampung, Edwin Hanibal/Ist

Jakarta – Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPW NasDem Lampung, Edwin Hanibal, menjalani pemeriksaan sebagai saksi selama tiga jam, di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta, Kamis (15/3).

Mantan Komisioner  KPU Lampung itu diperiksa sebagai saksi dalam kasus suap persetujuan dana pinjaman PT. SMI senilai Rp300 miliar yang melibatkan Bupati Lampung Tengah nonaktif Mustafa.

“Mulai pemeriksaan sekitar pukul 11.00 WIB, kemudian pukul 12.00 WIB istirahat. Pemeriksaan dilanjutkan lagi dari pukul 13.00-15.00 WIB,” katanya.

Selama menjalani pemeriksaan, Edwin mengaku dicecar sembilan sampai sepuluh pertanyaan. Ia mencontohkan,  menceritakan riwayat hidup, seperti umur dan tanggal lahir.

Baca Juga:  Calon Gubernur Lampung Mustafa Akhirnya Digiring KPK

“Kemudian poin ke-tiga atau ke-empat saya menceritakan tahapan pilgub, mulai dari pendaftaran sampai penetapan cagub-cawagub,” jelasnya.

“Sebelum penetapan, saya sebagai liasion officer (lo) telah menginformasikan kaka Mustafa sebagai paslon bahwa konsekuensi setelah ditetapkan paslon. Maka dia (Mustafa) tidak lagi sebagai bupati dan harus menginggalkan fasilitas negara seperti rumah maupun kendaraan dinas,” timpalnya.

Selain itu, dalam sela pemeriksaan itu, Edwin mengaku meminta  keringanan untuk Mustafa kembali  menghadiri kampanye terbuka, rapat umum, dan acara debat kandidat paslon gubernur – wakil gubernur yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jakarta pada 24 Maret mendatang.

“Karena jika tidak hadiri debat kandidat, bisa kena sanksi, kecuali karena alasan sakit dan meninggal dunia. Nah, kita minta yang pengecualian itu, jika diperkenankan,” ujarnya.

Baca Juga:  KPU Pesawaran Klarifikasi Bacaleg Yang Terlibat Masalah Hukum

Kemudian, lanjut Edwin, penyidik menyarankan untuk mengajukan surat permohonan izin kampanye kepada pimpinan KPK.

“Untuk itu, saya langsung juga ngomong dengan penyidik,” pungkasnya.(HI/AR)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top