Ekonomi

Ketua Apindo Doakan Ketua APSI Lampung Terlantik Andri Meirdyan Syarif: Semoga Amanah

Ketua DPP Apindo Lampung, Ary Meizari Alfian (kedua kanan), hadiri pelantikan Ketua DPD Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) Lampung 2021-2026, Andri Meirdyan Syarif, di Ballroom Hotel Sheraton Lampung, Jl RW Monginsidi 175, Telukbetung Utara, Bandarlampung, Selasa (15/6/2021) lalu. | Apindo

Suluh.co — Resmi sudah. Dua hari lalu, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) Provinsi Lampung periode 2021-2026, Andri Meirdyan Syarif, bersama segenap jajaran pengurus resmi dilantik di Hotel Sheraton Lampung, Jl Robert Wolter Monginsidi 175, Kelurahan Gulakgalik, Telukbetung Utara, Bandarlampung, Selasa (15/6/2021).

Pascakonsolidasi nasional di Rakernas APSI 2 November 2020, forum bersejarah Ketua Umum DPP APSI Azis Said, secara impresif menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya pada institusi Polri resmi menerbitkan beleid Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Perpol) Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pengamanan Swakarsa (Pam Swakarsa) dan diundangkan 5 Agustus 2020 itu, kontan disusul konsolidasi daerah.

Pun di Lampung, sejak SK DPP APSI tentang penetapan struktur personalia kepengurusan DPD APSI Lampung terbit Januari 2021 lalu, penantian Andri dkk yang terhalang pandemi pun berbuah cantik. 15 Juni resmi dilantik.

Turut menjadi saksi sejarah transformasi organisasi dari semula bernama Asosiasi Manager Sekurity Indonesia (AMSI) lantas berubah menjadi APSI, dan Perpol 4/2020 ikut menjadi basis legal reformasi Satpam di Tanah Air yang kini resmi telah menjadi satu profesi, Andri banjir ucapan selamat.

Sejumlah kolega dan institusi mitra APSI Lampung beramai-ramai menyulam asa. Pantauan jagat maya, Ketua DPD Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO) Lampung, Adi Susanto, memula kata. “Selamat dan sukses kepada Bro Andri, atas pelantikannya hari ini semoga amanah dan sukses,” khatur ucap praktisi kepawisataan ternama ini, bos Adiyatama Tour and Travel Bandarlampung.

“Selamat ya Mas Andri MS⁩. Semoga amanah dan sukses,” ucap CEO UKM kuliner Dapur Female, Tanjungsenang, Bandarlampung, Dian Pustika Syarifuddin, Selasa pagi.

“Semoga dilancarkan segala urusannya dan amanah,” doa sejawat bernama depan sama, CEO Keripik Bana Bee Bandarlampung, Andriyanto. Senada, pengusaha Pesona Karya Semesta, aktif di HIPMI Lampung, agropreneur cum politisi PKS asal Sukadana Lampung Timur, eks Sekretaris Bappilu DPW PKS Lampung, Aep Susanto.

“Selamat dan sukses Bang Andri. Semoga diberi kelancaran kemudahan menjalankan tugas, amanah, dan bermanfaat bagi orang banyak,” takzim Aep, disusul ucapan senada sembahan advokat progresif, bekas aktivis PRD Lampung, Ali Akbar.

Selasa pukul 8 pagi WIB, giliran bekas Ketua Gabungan Perusahaan Alat Kesehatan dan Laboratorium/Gakeslab Indonesia Lampung, kini selain mengampu amanat Koordinator Subbidang Sosial dan Humas Bidang Umum dan Organisasi PP Gakeslab Indonesia, juga dipercaya jadi Wakil Ketua Bidang Ekonomi DPD Pejuang Bravo Lima (PBL) Lampung 2020-2025, Frans Heridian, senada ucapan.

Ucapan selamat tak ketinggalan dilayangkan Ketua DPD Himpunan Ahli Teknik Konstruksi Indonesia (HATSINDO) Lampung 2020-2025, Dwi Agus Riyanto. Pun halnya, sejawat organ sejawat terdekat, Ketua BPD Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Lampung Firman Djamal, yang didampingi wakil ketuanya Sabilil Fikri.

Diketahui, secara nasional ABUJAPI baru saja menjalin kerja sama strategis dengan Bank BTN terkait program fasilitasi kredit pemilikan rumah (KPR) bagi Satpam anggota badan usaha jasa pengamanan (BUJP) alias perusahaan, masa kerja minimal dua tahun, dan mendapatkan rekomendasi persetujuan dari BUJP dan ABUJAPI, pada Mei 2021 lalu.

Baca Juga:  HUT RI ke-74, Service Motor Honda Cuma Rp17 ribu

Dikutip dari Tribun Lampung (11/6/2021), data Firman Djamal, di Lampung ada sekitar 16 ribu satpam tergabung BUJP. Sementara, fasilitas KPR ini baru tersedia bagi Satpam domisili Bandarlampung, Lampung Tengah, dan Lampung Selatan.

Seturut ucapan lainnya, dari pengusaha Edi Azwar, dr John, pengusaha alkes/pemilik Apotik Alifa Bandarlampung dan tur travel Al Munawwar, Muhammad Ajie Munawwar.

Juga, dari Direktur PT Optima Nusa Tujuh (ONT), anak usaha korporat pelat merah PT Perkebunan Nusantara (PTPN VII efektif per 1 September 2020, Arif Syaifudin Zuhri. Arif sebelumnya dikenal Kasubbag Humas, Protokoler, dan Direksi, bahkan sempat merangkap Plt Sekretaris Perusahaan.

“Sukses ya bang Andri. Semoga amanah sebagai Ketua APSI Lampung 2021-2026,” ujar pengusaha jasa persewaan mobil dan jasa layanan kesehatan mobile swab test COVID-19, COVID-Care Indonesia Chapter Lampung, Refki Juanda. Membersamai, Edyasari Oktiana, dan Dhea Puspa Mandiri.

Pantauan di lokasi pelantikan, tampak pula sejumlah papan karangan bunga ucapan selamat, antara lain dari Ketua Komisi V DPRD Lampung Yanuar Irawan, Ketua Yayasan Alfian Husin Andi Desfiandi, founder/CEO Rumah Makan Minang Indah Grup Junaedi, Adi Susanto, Ketua DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Lampung Ary Meizari Alfian, pengusaha pengampu cabangprodusen alkes PT Inti Sumber Hasil Sempurna yang berbasis di Surabaya, Salatieli Daeli, dan banyak lainnya.

Momen pelantikan Selasa lalu itu, menjadi tonggak penting jalannya roda organisasi APSI di Bumi Ruwa Jurai. Berkaca dari pengakuan Sekretaris DPD APSI Lampung, Yudi Setiawan, saat gelaran bakti sosial berbagi paket takjil menu buka puasa bulan Ramadan 1442H, April lalu, bahwa masih banyak anggota di lapangan yang belum mengenal APSI lebih dekat, lebih jauh.

Sembari menanti hari pelantikan, disiasati Andri-Yudi dkk dengan rajin menyambangi institusi mitra APSI guna mensosialisasikan eksistensi dan program organisasi. Apalagi, selaku wadah penaung profesi, APSI punya tiga fungsi utama: edukasi, kompetensi, dan advokasi.

Seperti kemuka awal, semula APSI bernama Asosiasi Manager Security Indonesia (AMSI) dirian 9 Juli 2001 di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, dan dikukuhkan dengan SK Kapolri Nomor 500/VI/2002 tertarikh 28 Juni 2002.

Duabelas tahun berkiprah, seiring dinamika usaha jasa pengamanan sipil Tanah Air yang terus bermetamorfose –tak terelakkan– jadi industri sekuriti, memaksa AMSI merespons cepat dinamika kebutuhan tersebut, dengan kesadaran utuh kekuatan penuh, melebur diri jadi organ payung (umbrella organization) bagi segenap profesi sekuriti di Indonesia.

Palu pun diketok bulat 1 November 2014, saat seluruh pengurus pusat-daerah AMSI memutuskan merubah AMSI menjadi APSI.

Hingga enam tahun kemudian, saat terbit beleid Perpol 4/2020 dimaksud, yang oleh Azis Said turut diklaim merupakan landasan reformasi Satpam di Indonesia.

“APSI mengucapkan terima kasih kepada Polri selaku pembina Satpam dan APSI. Perpol 4/2020 ini kami anggap sebagai landasan reformasi Satpam di Indonesia, mengingat Satpam akan jadi profesi, yang memiliki jenjang karir berdasar kompetensi dan masa kerja,” bunyi penting pidatonya saat Rakernas APSI 2 November 2020.

Baca Juga:  Pupuk Langka Petani Pesawaran Tanam Timun 

Diketahui, beleid pengganti Peraturan Kapolri (Perkap) 24/2007 ini mengandung banyak perubahan progresif ihwal Satpam, mulai dari pengertian Satpam, rekrutmen, status ketenagakerjaan, jenjang karir, pakaian seragam, perkumpulan, dan lainnya.

Sebagai asosiasi bidang pengamanan yang resmi teregistrasi di Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) –dulu Babinkam Polri dan aktif terlibat dalam proses instrumentasi Perpol 4/2020, APSI aktif pula menjelaskan kepada publik dan pemangku kepentingan bidang sekuriti, tentang perubahan tersebut.

“Bagi APSI, langkah ini upaya memajukan industri sekuriti di Indonesia secara umum, pemuliaan profesi Satpam secara khusus. APSI berharap adanya Perpol Pamswakarsa ini perusahaan pengguna jasa Satpam, BUJP, Satpam, Satkamling, masyarakat memahami dan mematuhi Perpol ini dalam menjalankan pengamanan di wilayah masing masing,” Azis mengintensi harapannya.

Disarikan dari sejumlah sumber, terbujur enam hal penting perubahan dalam Perpol 4/2020. Pertama, Satpam telah dibedakan dengan Satkamling. Satpam adalah satuan atau kelompok profesi pengemban fungsi kepolisian terbatas non yustisial, yang direkrut sesuai ketentuan Polri dan dilatih pendidikan Satpam, memiliki kartu tanda anggota (KTA) dan status ketenagakerjaan (Pasal 1 ayat 3 dan 4). Jadi kini satpam telah dianggap sebagai profesi, dimana pratugas harus lulus pelatihan wajib Gada Pratama/Gada Madya/Gada Utama (Pasal 10).

Kedua, rekrutmen hanya boleh dilakukan Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP), dan pengguna jasa satpam atau perusahaan (Pasal 8). Bila perorangan ingin memakai jasa satpam dirumahnya, sila hubungi BUJP karena tidak diperbolehkan merekrut sendiri.

Ketiga, semua Satpam harus memiliki status ketenagakerjaan, dengan sistem perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) atau sebagai karyawan tetap perusahaan. Ini dimaksud agar hak hak ketenagakerjaan Satpam dapat dipenuhi oleh BUJP/perusahaan, sesuai peraturan perundangan (Pasal 1 ayat 4). Jadi mulai beleid berlaku, tidak ada lagi Satpam yang diupah/gaji di bawah ketentuan Upah Minimum (UMP/UMK), dan tidak memiliki kepesertaan BPJS, dan hak-hak lainnya. Ini perjuangan dan obsesi lama APSI dan telah diakomodir Perpol 4/2020.

Keempat, anggota Satpam kini bergolongan kepangkatan, terdiri dari pelaksana Satpam, supervisor Satpam dan manajer Satpam. Setiap golongan kepangkatan akan memiliki 3 jenjang kepangkatan (Pasal 19). Dengan demikian, Satpam kini telah bergolongan dan berjenjang kepangkatan yang berdasarkan pada kompetensi dan masa kerjanya.

Poin inilah, salah satunya, yang dimaksud Ketum DPP APSI Azis Said di atas (khusus) sebagai bentuk pemuliaan (profesi) Satpam.

Lanjut kelima, pakaian seragam Satpam berubah warnanya menjadi cokelat mirip seragam Polri dengan gradasi 20 persen lebih muda dari seragam Polri.

Publik pun bertanya, apa maksudnya? Selain untuk menciptakan “new image” bagi korps Satpam, juga agar berbeda dengan seragam Satkamling. Terhadap proses pelaksanaan penggantian warna seragam ini, diberikan waktu satu tahun (Pasal 45). Mengingat, BUJP/perusahaan setiap tahun menjatah baju baru satpamnya. Jadi tak menimbulkan beban biaya baru, hanya ganti warna saja.

Poin pentingnya, diharapkan 5 Agustus 2021 atau genap setahun pascabeleid, “Semua Satpam di Indonesia yang telah memenuhi persyaratan sebagai Satpam, sudah berganti dengan seragam warna cokelat,” catat Azis.

Terakhir, keenam, asosiasi profesi Satpam ialah wadah penyalur aspirasi kepentingan profesi Satpam. Asosiasi profesi ini harus teregister di Baharkam Polri, wajib memiliki kode etik profesi Satpam (Pasal 32). Jadi, kini anggota Satpam tak perlu menyalurkan aspirasi dan kepentingannya ke organisasi/ perkumpulan lain. APSI yang berjejaring kepengurusan se-Indonesia, merupakan wadahnya semua Satpam yang menaungi Satpam BUJP dan Satpam Perusahaan.

Baca Juga:  Musprov Apindo Lampung, Apa Program Siapa Nahkoda? Tunggu Kamis Ini

Namun, menukil pidato Rakernas Azis Said itu, Perpol 4/2020 masih perlu peraturan lain, Perkap atau Peraturan Kepala Baharkam Polri (Perkaba) pengatur BUJP, Satpam, asosiasi dan pengguna jasa satpam secara lebih spesifik, diharapkan terbit tak lama lagi.

“Semoga Satpam kedepannya merupakan sebuah profesi mulia yang dibanggakan, dihargai, dan diandalkan,” takzim Azis Said pada Rakernas APSI 2 November 2020 itu, digenapi pula besut taja Bersama APSI Kita Tingkatkan Profesionalisme Dan Kompetensi Satuan Pengamanan Menjadi Profesi Yang Membanggakan Dan Bermartabat, tema raya pelantikan-pengukuhan DPD APSI Lampung, 15 Juni 2021.

Di Lampung, kendati senantiasa dilingkupi kesibukan tak berkesudahan, Ketua DPD APSI Lampung terlantik, Andri Merdiyan Syarif, tak lelah pula bergiat berjejaring.

Dikenal luas berprofesi advokat, sehari-hari direktur LBH Al Bantani, dan pembina Pusat Mediasi dan Bantuan Hukum DPC Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia/APSI Lampung Selatan, serta aktif pula sebagai Ketua Divisi Hukum dan Advokasi Federasi Serikat Buruh Karya Utama-Konfederasi Serikat Nasional/FSBKU-KSN Lampung, Andri Meirdyan Syarif kini juga tercatat salah satu calon pengurus Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Apindo Lampung masa bakti 2021-2026.

Andri akan turut resmi dilantik, sebagai Ketua Bidang Perdagangan, mendampingi Ketua DPP Apindo Lampung 2021-2026 produk Musprov VII Apindo Lampung 25 Maret 2021, Ary Meizari Alfian, langsung oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) Dewan Pengurus Nasional (DPN) Apindo, Dr Hariyadi BS Sukamdani, di Bandarlampung, 9-10 Juli 2021 mendatang.

“Selamat ya Mas Andri, semoga amanah. Aamiin ya Rabbal Alaamiin,” ucap Ary Meizari Alfian yang juga hadir fisik saat pelantikan, khatur ulang pesan singkat Selasa petang.

Pun, dari Jakarta, Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Pemberdayaan Daerah DPN Apindo, sekaligus Wakil Ketua Dewan Pengupahan Nasional (Depenas) RI unsur Apindo, yang juga dikenal sebagai Ketua Umum Koperasi Pekerja Buruh Indonesia (KOPBI), Adi Mahfud Wuhadji.

“Selamat bertugas Mas Andri,” ucap singkat bekas Ketua Caretaker DPP Apindo Lampung kurun masa tugas April 2020-25 Maret 2021 itu, juga Selasa petang.

Membalas untai harapan juntai pengharapan segenap koleganya yang notabene rerata sesama calon pengurus Apindo Lampung tersebut, Andri pun bergeming. “Terima kasih rekan-rekan atas support-nya, semoga kita selalu diberikan kekuatan dalam berkarya demi kesejahteraan masyarakat. Aamiiin Ya Rabbal Alaamiin,” hormat Andri lewat pesan singkat, pukul 23.04 Waktu Indonesia Barat.

Enam belas ribuan jiwa (bisa lebih) Satpam di Lampung, boleh jadi kini menggantungkan harap lebih salah satunya di bahu APSI, dan di pundak Andri. Selamat bekerja.

 

Reporter : SUL/Muzzamil

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top