Iklan
Uncategorized

Kerap Terjadi Kecelakaan, Forum Masyarakat Rajabasa Adukan Dampak Flyover ke DPRD 

Ist

BANDARLAMPUNG – Forum Masyarakat Rajabasa Bersatu (FMRB) Kota Bandarlampung, secara tegas meminta kepada DPRD setempat, untuk mengkaji ulang sehubungan dengan adanya kemacetan lalu lintas pada lingkungan Tiyuh Tuha Rajabasa, yang terkena dampak pembangunan flyover Pramuka, di sepanjang Jalan Indra Bangsawan dan Irisan, serta Jalan Indra Bangsawan dan Jalan Kapten Abdul Haq.

Ketua Forum Masyarakat Rajabasa Bersatu, H. Amrin Ayub, mengatakan, segenap masyarakat Tiyuh Tuha Rajabasa yang tergabung dalam FMRB, bermaksud menyampaikan beberapa point permasalahan yang harap segera diselesaikan kepada DPRD.

Adapun point-point permasalahan dan solusi yang, FMRB harapkan tersebut, adalah, ruas Jalan Indra Bangsawan yang merupakan jalan lingkungan ditengah pemukiman masyarakat Tiyuh Tuha Rajabasa sangat kecil dan tidak proporsional sehingga segera membutuhkan pelebaran jalan dan dibuat dua jalur.

Baca Juga:  Penutupan Olympicad V, Banyak yang Bingung dengan Lagu Indonesia Raya

“Selama ini sudah beberapa warga tiyuh tuha rajabasa yang mengalami kecelakaan ringan karena arus lalu lintas yang padat,” kata Amrin, Jumat (9/2).

Lanjutnya, FMRB menharapkan adanya trotoar pada bahu jalan sebagai hak pejalan kaki, sebagaimana diatur dalam UU No 22 Tahun 2009, pasal 106 ayat 2,  tentang lalu lintas dan angkutan jalan dan PP No 34 Tahun 2006 Pasal 34 Ayat 4 tentang pelarangan pengunaan trotoar.

“‌Perlu adanya pemasangan rambu rambu lalu lintas untuk mengedukasi pengguna jalan agar memahami bahwa Jalan Indra Bangsawan merupakan jalan lingkungan ditengah pemukiman yang padat penduduk agar berhati hati dan berkendara dalam kecepatan rendah,” ungkapnya.

Selain itu, perlu adanya petugas lalu lintas baik dari Ditlantas, Dishub, atau Polisi Pamong Praja saat jam sibuk (06:00-08:00 WIB dan 15:00-19:00 WIB) pada 3 titik kemacetan, yaitu, pintu masuk flyover, pintu keluar flyover, dan pertigaan Pasar Tempel yang mengiris Jalan Indra bangsawan dan Jalan Kapten Abdul Haq.

Baca Juga:  Dinas Ketahanan Pangan Gelar Operasi Pasar, Bawang Merah Dijual 25 Ribu Per Kilo

Untuk itu, mewakili FMRB, pihakanya memohon agar para anggota DPRD Kota Bandarlampung dapat meluangkan waktu untuk bertatatap muka secara langsung dan mendengar pendapat serta aspirasi kami masyarakat Tiyuh Tuha Rajabasa.

“Kami merasa tidak nyaman akibat dampak adanya flyover pramuka yang melalui lingkungan kami. Mengenai masalah waktu, kami serahkan sepenuhnya kepada wakil rakyat di kota,” tandasnya.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top