Iklan
Daerah

Kepulan Abu Gunung Anak Krakatau Capai 800 Meter, BMKG Masih Tetapkan Level Siaga 3

Tampak erupsi Gunung Anak Krakatau/TS/Suluh

LAMPUNG SELATAN – Aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) hingga kini masih aktif dengan mengeluarkan hembusan asap tebal dengan ketinggian 800 meter, pasca letusan dahsyat yang menimbulkan gelombang tsunami yang menghantam Pesisir Kalianda, Lampung Selatan dan Banten.

Aktivitas GAK yang terus erupsi ini, belum dinyatakan aman. Aktifitasnya masih terjadi walaupun saat ini mengalami penurunan.

Warga pun dilarang mendekat di radius 5 km dari GAK yang setiap harinya mengeluarkan erupsi debu vulkanik lebih dari 20 kali.

Dari hasil pengamatan pos pantau ke gunung apian yang berada di Desa Argo Pancoran, Kabupaten Lampung Selatan, tampak aktifitas GAK masih mengeluarkan asap tebal yang membumbung tinggi.

Baca Juga:  Ombak Tenang Nelayan Tanggamus Kembali Melaut

“Atifitas GAK hingga kini masih aktif dengan mengeluarkan hembusan asap tebal dengan ketinggian 800 meter hingga lebih dari 1 kilometer dari puncak kawah gunung,” jelas Andi, petugas PVMBG Pos Pantau Gunung Krakatau Lampung Selatan, Jumat (4/1).

Kata dia, sesekali masih terdengar letusan dengan intensitas menurun dari sebelumnya. Walaupun GAK saat ini ketinggianya mengalami penurunan dan sudah rata dengan Pulau Sertung yang berada di dekatnya, Namun pihaknya bersama BMKG masih tetap menaikan level siaga III.

“Hal tersebut harus tetap diwaspadai bagi warga yang berada di sekitar pantai agar tetap menjauh hingga 500 meter dari bibir pantai. Selain itu warga juga harus tetap waspada dan jangan lengah,” ungkap dia.

Baca Juga:  Bersama Umat Hindu, PHDI Lampung Beri Bantuan ke Korban Tsunami

Data dari BMKG, ada keretakan yang terjadi pada bagian tubuh GAK. Dari pos pengamatan PVMBG, secara visual gunung tampak jelas dengan asap kawah betekanan sedang teramati berwarna kelabu dan hitam dengan intensitas tebal dan tinggi  300-2000 meter di atas puncak kawah.(TS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top