Modus

Kepala Kejari Lambar Ajukan Diri Tangani Langsung Perkara BUMD

Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Barat, Riyadi/Net

Suluh.co – Ada yang lain dari penanganan perkara dugaan korupsi dana APBD Kabupaten Lampung Barat, yang terjadi di Badan Usaha Milik Daerah PT Pesagi Mandiri Perkasa.

Hal yang berbeda itu lantaran, Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Barat, Riyadi, mengajukan diri sendiri untuk menjadi penuntut umum dalam persidangan perkara korupsi Rp10,1 miliar.

“Tidak ada hal yang tidak wajar jika saya, selaku kepala turun langsung dalam penanganan perkara. Tak ada hal apapun, hanya ingin kembali mengasah kemampuannya dalam beracara terutama di dalam perkara pidana korupsi,” kata Riyadi, Kepala Kejaksaan Negeri Lampung Barat, Kamis (31/12).

Diketahui dalam perkara dugaan korupsi yang dilakukan oleh dua terdakwa GP dan DS, selaku direktur utama dan direktur operasional di PT Pesagi Mandiri Perkasa, kedua terdakwa diduga telah melakukan penyimpangan dana yang digelontorkan oleh Pemkab Lampung Barat ke PT Pesagi Mandiri Perkasa, pada tahun anggaran 2015 hingga 2016, sebesar Rp10,1 miliar.

Baca Juga:  OPD Lambar di Periksa Inspektorat Provinsi Lampung

Dana yang digelontorkan tersebut sesungguhnya diperuntukkan sebagai modal usaha jual beli semen, gas elpiji, pengadaan komputer serta diperuntukkan sebagai biaya pembangunan sebuah pom bensin di wilayah Sekincau Lampung Barat.

Kedua terdakwa ini disangkakan telah melanggar pasal 2 ayat 1 dan pasal 3, junto pasal 18 Undang – Undang Nomor 31 Tahun 1999, tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Sebagaimana telah diubah dan ditambah dalam Undang – Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi, junto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP, dengan ancaman penjara paling lama selama 20 tahun, dan denda paling banyak sebesar Rp1 miliar.

 

Reporter : Tinus Ristanto

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top