Peristiwa

Kembali Kepung Kantor Gakkumdu, Rakyat Lampung Sebut Arinal Tukang Adu Domba

Koalisi Rakyat Lampung Untuk Pemilu Bersih (KRLUPB), kembali menggelar aksi di depan kantor Gakkumdu Provinsi Lampung/WA

BANDAR LAMPUNG – Ribuan massa lanjutan yang mengatasnamakan Koalisi Rakyat Lampung Untuk Pemilu Bersih (KRLUPB) kembali menggelar aksi di depan kantor Gakkumdu Provinsi Lampung, Senin (16/7).

Aksi ini kembali menuntut para penyelenggara pemilu mendiskualifikasi pasangan calon (paslon) nomor urut tiga Arinal Djunaidi – Chusnunia Chalim (Nunik) dan menggelar pilgub ulang.

Koordinator aksi Rifki Indrawan, menyebut bahwa PT.  Sugar Grup Companya (SGC) masih menginjak-injak tanah Lampung, baik sistem pemerintahan hingga perekonomian. Kedepannya, ia menilai Lampung bakal dikuasai oleh PT.  SGC melalui Arinal Djunaidi – Chusnunia Chalim.

Baca Juga:  Video : HMI dan BBW Sungai Mesuji Sekampung Bentrok

“Arinal-Nunik cuma kacung SGC yang  sudah berbuat dzolim, mengacak-acak rakyat Lampung. Bahkan sudah mengadu domba masyarakat. Bagi-bagi duit yang dilakukan tim Arinal-Nunik sudah terlihat dimana-mana, tetapi Bawaslu tidur, hanya menerima laporan dan makan gaji buta saja,” kata Rifki saat orasi, Senin (16/7).

PT SGC sudah merampas tanah di Lampung. Bisa jadi, kata dia, ke depannya Lampung keseluruhan akan ditanami tebu.

“Ke depan, Lampung bukan tanah lada lagi, tetapi tanah tebu. Kami minta jangan sampai SGC mengacak-acak Lampung. Karena SGC sudah meracuni rakyat Lampung,” ucapnya.

Sementara itu, Rakhmat Hussein salah satu koordinator lapangan, pergelaran pilgub Lampung telah dinodai oleh politik uang pasangan calon nomor urut tiga Arinal Djunaidi – Chusnunia Chalim.

Baca Juga:  Jalan Mantap Provinsi Ditingkatkan Jadi 80 Persen

Oleh karena itu, sebagai rakyat Lampung harus memiliki semangat untuk mempertahankan bumi Lampung dari penjajahan PT SGC.

“Aksi kita ini untuk mempertahankan nasib rakyat Lampung untuk lima tahun kedepan dari penjajahan PT SGC.Oleh karena itu, dengan kekuatan rakyat maka kita harus bersungguh-sungguh menghadang Arinal -Nunik agar didiskualifikasi dan pilgub ulang kedepannya,”ungkapnya.

Saat ini, PT Sugat grup Company (SGC) hampir menguasai 200 ribu hektar tanah di Bumi Ruwa Jurai. Akan tetapi, ia menilai bahwa hanya sekitar 60 persen tanah saja yang membayar pajak.

“Harusnya ini merupakan hak rakyat Lampung,” ucapnya.(FS/LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top