Daerah

Keluarga Zainani Terima Bantuan Dari Pemkab Tanggamus

Ibunda almarhumah Zainani, Salha, saat menerima bantuan dari Pemerintah kabupaten Tanggamus/SB

TANGGAMUS – Pemerintah Kabupaten Tanggamus, menyerahkan bantuan kepada keluarga almarhumah keluarga almarhumah Zainani sebesar Rp20 juta.

Bantuan tersebut diserahkan oleh Pj Bupati Tanggamus Zainal Abidin, didampingi Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Andi Wijaya, Kepala BPKAD Hilman Yoscar, Direktur RSUD Batin Mangunang, Kota Agung Yudhi Indarto, dan Camat Wonosobo Asrianto.

Bantuan itu pun langsung diserahterimakan kepada Salha,selaku Ibunda almarhumah  Zainani, yang turut dihadiri kerabat Suhaifi dan Khoili.

“Ini sifatnya hanya bantuan, harapannya pihak keluarga menerima. Dan semoga keluarga diberi kekuatan, ketabahan atas musibah yang dialami,” terang Zainal, Senin (9/4).

Menurut Sekkab Tanggamus Andi Wijaya, bantuan berupa ongkos pemulangan jenazah Rp17 juta sesuai bukti tiket pesawat dan kargo, sisanya bantuan pemakaman Rp3 juta, totalnya Rp20 juta.

Baca Juga:  Puluhan PPK dan PPS Kepung Kantor KPU Pesawaran

Keputusan pemulangan jenazah atas persetujuan Pemkab Tanggamus dari permintaan keluarga.

Dengan keputusan itu maka pemkab menanggung dana pemulangan. Namun teknisnya, pemulangan menggunakan dana talangan dahulu.

Pasalnya, almarhumah Zainani meninggal pada hari Jumat (6/4) pukul 20.15 WIT, atau sekitar pukul 18.15 WIB, dan sudah di luar jam kerja. Ditambah keesokan harinya hari libur maka dana tidak bisa dikeluarkan.

Ini kaitannya dengan aktifitas perbankan, sehingga dipilih dana talangan agar jenazah segera tiba di Lampung.

“Kami berikan dana bantuan ongkos, selanjutnya terserah keluarga akan mengelola dana tersebut bagaimana. Pastinya dengan bantuan yang diberikan pihak keluarga tidak terbebani lagi jika ada tagihan ongkos pemulangan jenazah,” jelas Andi.

Baca Juga:  Gerbang Tol Bakauheni Macet 3 Km

Andi mengaku,  bantuan ini diambil dari anggaran bantuan sosial (bansos) daerah. Sebab keluarga Salha atau pihak almarhumah Zainani termasuk dari golongan tidak mampu.

“Keputusan daerah yang menanggung adalah keputusan cepat karena beberapa jam setelah meninggal, begitu juga pemberian bantuan yang sekarang,” kata Andi.

Atas bantuan ini, pihak keluarga mengucapkan terimakasih kepada semua yang telah membantu.

“Kami ucapkan terimakasih karena Pemkab bersedia membantu kami, begitu juga pihak-pihak lainnya. Dan kami tidak sanggup membalas semua itu,” jelas Suhaifi dan Khoili.(SB/CD)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top