Modus

Keluarga Korban Lakalantas di Kagungan Ratu Minta Tanggung Jawab

Lakalantas/Ilustrasi

PANARAGAN – Keluarga korban lakalantas tabrakan sepeda motor antara warga Way Sido dengan warga Kagungan Ratu yang terjadi pada hari Rabu tanggal (1/5) lalu, yang mengakibatkan warga Way Sido meninggal dunia Yustika Septiani (17) hingga saat ini belum ada kejelasan.

Peristiwa tersebut terjadi di Tiyuh Kagungan Ratu, Kecamatan Tulangbawang Udik, Kabupaten Tulangbawang Barat, itu hingga saat ini pihak keluarga tidak memiliki iktikad baik bahkan belum menemui keluarga korban.

Demikian diungkapkan orangtua korban Miswanto yang merupakan warga tiyuh Way Sido, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulangbawang Barat, Kamis (13/6).

Menurut Miswanto, selang kurang lebih 15 hari sejak peristiwa tabrakan terjadi Kepalo Tiyuh Kagungan Ratu, sudah mendatangi Kepalo Tiyuh Way Sido, namun saat itu dirinya tidak diundang dalam pertemuan itu.

Baca Juga:  Perkosa Anak Sendiri, Pengadilan Vonis Pairan 18 Tahun Penjara

“Informasi dari kakak ipar saya Mas Sutris, Pak Tri, Kepalo Tiyuh Kagungan Ratu, sudah datang ke Pak Roli selaku Kepalo Tiyuh Way Sido. Mungkin karena saya masih dalam keadaan berduka saya selaku orangtua korban tidak diundang dalam pertemuan tersebut,” kata Miswan.

Menyikapi hal ini Miswanto meminta kepada pihak keluarga Kagungan Ratu memiliki iktikad baik minimal melakukan komunikasi kepada pihak keluarga korban.

Sementara itu paman korban Basri Subur, meminta kedua kepalo tiyuh tersebut melakukan mediasi antar keluarga terkait tabrakan motor tersebut. Hal ini dilakukan agar masalah ini bisa segera selesai.

“Saya selaku keluarga korban meminta kepada kepalo tiyuh Kagungan Ratu untuk memfasilitasi atau menjadi mediator dalam menyelesaikan masalah ini. Kita tidak akan berbicara siapa yang yang salah dalam peristiwa tersebut, namun ponakan saya sudah meninggal dunia dan ini harus ada pertanggungjawaban dari pihak Kagungan Ratu,” ungkap Basri.

Baca Juga:  Arus Pendek Listrik Penyebab Kebakaran Pasar Pulung Tubaba

Jika permasalahan ini tidak segera diselesaikan, maka dirinya akan membawa permasalahan ini ke jalur hukum.

“Barang bukti (BB) sepeda motor ponakan saya sudah berada di Satlantas Polres Tulangbawang, jika hal ini tidak segera diselesaikan, maka kami akan meneruskan ke jalur hukum. Sengaja kami belum membuat laporan ke polisi karena kami masih menunggu iktikad baik dari pihak keluarga Kagungan Ratu,” pungkasnya.(GS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top