Modus

Kejati Usut Bansos Covid-19 di Dinas Sosial Kabupaten Lampung Barat

Ilustrasi Bansos

BANDAR LAMPUNG – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung masih akan menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan KKN dana Covid-19 pada Kabupaten Lampung Barat yang diduga ada main mata antara oknum pejabat Dinas Sosial Lambar dengan pihak ketiga dalam program Paket Sembako Penanggulangan Covid-19.

Langkah Kejati itu terlihat dengan adanya respons atas aduan masyarakat yang berulang-ulang berlangsung. “Tentu setiap aduan akan kita tindaklanjuti. Aduan-aduan terlebih dulu kita teliti,” ucap Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Lampung Andrie W Setiawan, kepada reporter Fajar Sumatera, Selasa, 24 Agustus 2020.

Dugaan KKN tersebut, diindikasikan terjadi dalam kegiatan bantuan paket sembako penanggulangan covid 19 tahun anggaran 2020 di Dinas Sosial Kabupaten Lampung Barat yang disinyalir adanya main mata dalam penunjukan distributor paket sembako.

Baca Juga:  Tim Gabungan Buru Pembunuh Caleg PAN, Tersangka Terus Berpindah Tempat

Beberapa tuntutan dari masyarakat di antaranya meminta pihak Kejaksaan Tinggi Lampung untuk segera memanggil dan memeriksa oknum pejabat di jajaran Dinas Sosial Lampung Barat serta pihak ketiga dalam kegiatan penyaluran dana covid tersebut. Keterangan tersebut datang dari Koordinator aksi LSM Pematank, Romli pada keterangan tertulisnya, 24 Agustus 2020.

Diketahui dari dugaan tersebut diduga terdapat mark up anggaran dalam pembagian sembako ke masyarakat sebesar tiga miliar lebih serta didapati kualitas beras yang rendah dan terkesan asal-asalan.(TIN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top