Modus

Kejati Lampung Tetap Lanjutkan Perkara Hukum Arinal Djunaidi dan Chusnunia Chalim

Aspidsus Kejati Lampung Andi Suharlis/KUM

BANDAR LAMPUNG –Arinal Djunaidi serta Chusnunia Chalim (Nunik), masih dalam sorotan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung. Keduanya diduga terlibat dalam perkara korupsi yang terjadi saat masih belum menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung.

Kasus penyimpangan dan penyalahgunaan APBD 2015 ini kuat dugaan ikut menyeret Arinal Djunaidi saat menjabat sebagai Sekertaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung, dan masih terus berjalan.

Arinal di laporkan Matala tahun 2016 lalu.

Sementara itu, nama Nunik- sapaan akrab Chusnunia ikut terseret dalam perkara pengadaan Website desa tahun anggaran 2016 lalu, dimana tiap desa diwajibkan menggelontorkan anggaran sebesar Rp12 juta.

Baca Juga:  Polres Lamtim Amankan Dua Pucuk Senpi

Dengan dugaan kerugian negara mencapai Rp3,1 miliar.

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Lampung Andi Suharlis, menyebutkan kejati tetap melanjutkan kasus yang menjerat Arinal saat menjadi sekda, sampai sekarang belum ada surat perintah pencabutan perkara (SP3).

“Kalau SP3-nya belum keluar ya, kasus tersebut tetap berjalan. Kasus itu masih dalam penyidikan,” kata Andi Suharlis saat dihubungi, Senin (29/7).

Sementara itu untuk perkara pengadaan web di Lampung Timur yang ikut menyeret Nunik saat menjabat sebagai Bupati. Sudah masuk tahap penyelidikan. Saat ini pihak kejati sedang dalam proses meminta keterangan ahli dari kominfo.

“Untuk kasus pengadaan web di Lampung Timur saat ini sedang di dalami oleh tim dari pidsus. Masuk dalam tahap meminta keterangan ahli dari kominfo,” kata dia.(LS/FS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top